Dalam Penandatangan Kesepakatan Bersama antara PT. BPD 9 Jambi dengan Kejati Jambi dan Penandatanganan Kontrak Kerjasama Pekerjaan PT. BPD 9 Jambi dengan PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk

Sinergi dan Kolaborasi Bank Jambi dan Kejati Jambi, Targetkan Zero Korupsi dan Gratifikasi

Rabu, 30 September 2020 - 22:17:39 - Dibaca: 281 kali

Google Plus Stumbleupon


Penandatangan Kesepakatan Bersama antara PT. BPD 9 Jambi dengan Kejati Jambi langsung dilakukan oleh Dirut Bank Jambi Dr. H. Yunsak El Halcon, S.H.,M.Si dengan Kajati Jambi DR. Johanis Tanak, S.H.,M.Si, disaksikan Kajati Jambi Bambang Hariyanto, S.H.,M.H para Asisten Kejati Jambi, Kepala OJK Provinsi Jambi Endang Nuryadin, perwakilan BPKP Provinsi Jambi Husin Gasim, Komut Bank Jambi Emilia, Direktur Umum Drs. H. Pauzi Usman, Direktur Kepatuhan Hj. Riza Roziani SE, Kepala KCU Bank Jambi, Kepala Bank Jambi Cabang Syariah, Kacab Bank Jambi Sutomo dan seluruh Kepala Divisi Bank Jambi.
Penandatangan Kesepakatan Bersama antara PT. BPD 9 Jambi dengan Kejati Jambi langsung dilakukan oleh Dirut Bank Jambi Dr. H. Yunsak El Halcon, S.H.,M.Si dengan Kajati Jambi DR. Johanis Tanak, S.H.,M.Si, disaksikan Kajati Jambi Bambang Hariyanto, S.H.,M.H para Asisten Kejati Jambi, Kepala OJK Provinsi Jambi Endang Nuryadin, perwakilan BPKP Provinsi Jambi Husin Gasim, Komut Bank Jambi Emilia, Direktur Umum Drs. H. Pauzi Usman, Direktur Kepatuhan Hj. Riza Roziani SE, Kepala KCU Bank Jambi, Kepala Bank Jambi Cabang Syariah, Kacab Bank Jambi Sutomo dan seluruh Kepala Divisi Bank Jambi. / Jambi Ekspres Online

JAMBI – Usai menerima pembekalan pencegahan tindak pidana korupsi (tipikor) dari Kejati Jambi belum lama ini. Bank Jambi kembali memperkuat kerjasama dengan Kejati Jambi dalam Penandatangan Kesepakatan Bersama antara PT. BPD 9 Jambi dengan Kejati Jambi dan Penandatanganan Kontrak Kerjasama Pekerjaan PT. BPD 9 Jambi dengan PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk, yang dilaksanakan di Aula Bank Jambi Rabu (30/9).

D989BDA7-8C95-4491-9E72-285F5A8378EF

38803832-13A5-4D33-8B85-DAA01DFE9ED8

Dirut Bank Jambi, H. Yunsak El Halcon, S.H.,M.Si dalam sambutannya mengatakan, gedung baru yang akan dibangun Bank Jambi nantinya, bukan hanya megah, tapi bagaimana proses bisnis tradisional menjadi bank modern, dengan tetap tidak mengesampingkan unsur tradisional. Kedepan bakal tidak akan lagi Back Office dalam pelayanan tapi sudah merambah ke digital bank, yang diaplikasikan melalui single finger melalui ponsel. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bank Jambi merupakan hari bersejarah antara Bank Jambi dan Kejati Jambi dalam kesepakatan bersama.

“Gedung baru yang kami bangun ini, bukan diambil dari modal Bank Jambi, tapi dari laba Bank Jambi yang dikumpulkan selama 4 tahun terakhir. Dan uangnya pun sudah ready. Dalam pembangunan gedung baru, uang yang dikeluarkan harus sesuai dengan spesifikasi gedung. Satu sen pun kami tidak mengambil keuntungan dalam pembangunan gedung baru. Komitmen kami memiliki gedung yang bagus yang telah diimpikan 20 tahun silam,” papar Dirut Bank Jambi.


Pihaknya pun akan menjangkau masyarakat pedesaan melalui agen Laku Pandai disetiap Desa, untuk mengakomodir nasabah baru yang akan buka rekening maupun melayani transaksi nasabah lama. Warung-warung dipelosok Desa pun nantinya dipersiapkan untuk membuka toko-toko kebutuhan masyarakat.
“Masayarakt Desa pun tidak perlu lagi ke Kota untuk membeli kebutuhan, tapi cukup diwarung tersebut, dan ini masih tengah kami rancang sebaik mungkin,” ujarnya.
Dibulan Oktober mendatang pihaknya juga akan melaunching Clear and Clean Trust Me(C & C Trust Me), yang merupakan komitmen bersama antara stakeholder, mulai dari Komisiaris, Direksi, karyawan dan karyawati Bank Jambi bebas dari korupsi dan anti gratifikasi. Diakuinya, selama ini memang terjadi untuk mempercepat proses pengambilan uang, nasabah memberikan sejumlah uang kepada teller untuk proses pencairan, termasuk yang berkaitan dengan pencairan uang proyek. Tindakan seperti ini akan segera dihabiskan di Bank Jambi, apabila masih ada yang masih melakukan itu merupakan oknum, dan akan segera diambil tindakan tegas.
“Tujuan C&C Trust Me adalah untuk meningkatkan produktifitas dan kinerja Bank Jambi, urusan di Bank Jambi pun tidak lagi memberikan uang dengan jumlah tertentu agar proses pencairan dapat dipercepat,” terangnya.
Sementara, Kajati Jambi, DR. Johanis Tanak, S.H.,M.H mengapresiasi yang telah dilakukan Bank Jambi dengan melakukan Penandatangan Kesepakatan Bersama antara PT. BPD 9 Jambi dengan Kejati Jambi tentang Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN), dan Penandatanganan Kontrak Kerjasama Pekerjaan PT. BPD 9 Jambi dengan PT. Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk. Masyarakat pada umumnya menganggap tugas dan wewenang Kejaksaan hanyalah dibidang pidana yaitu melakukan penuntutan perkara pidana, yang diajukan oleh penyidik baik Polri maupun dari PPNS, serta melakukan penyidikan dan penuntutan terhadap tindak pidana tertentu.
“Padahal ada peranan, wewenang dan tugas Kejaksaan selain dibidang pidana yaitu dibidang perdata dan TUN. Kejaksaan dapat memberikan pertimbangan dalam bidang hukum kepada instansi pemerintah,” kata Kajati Jambi.
Sebuah ikhtiar dari Kejaksaan untuk perang melawan korupsi dengan melakukan pencegahan. Prinsipnya sederhana, daripada uang Negara terkuras untuk menindak pelaku korupsi, sebaiknya sama-sama mencegah orang untuk berprilaku korup, dengan mencegahnya uang Negara pun menjadi hemat.
“Sarana yang kami gunakan untuk melakukan pencegahan korupsi adalah dengan memberikan pertimbangan hukum. Bank Jambi merupakan bagian dari kekayaan Negara, maka kami pun beberapa waktu lalu bersama dirut dan komsiaris melakukan sosialisasi bagaimana pencegahan tipikor, agar di Bank Jambi tidak melakukan korupsi, untuk menciptakan Bank Jambi C&C Trust Me dan Bank Jambi Zero Korupsi,” tandasnya.(yos)