Menderita Sakit dan Sempat Diinfus Ratusan Botol, Seekor Gajah Betina di Taman Rimba Jambi Mati

Jumat, 09 Oktober 2020 - 03:43:45 - Dibaca: 549 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI – Seekor gajah di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi pada Kamis (8/10) mati. Gajah tersebut berjenis kelamin betina. Umurnya pun sudah 40 tahun.

Salah seorang staf UPTD Kebun Binatang Taman Rimba Jambi yang namanya tidak mau disebutkan mengakui bahwa seekor gajah di Taman Rimba Mati. “Sakit dari kemarin,” kata Dia (8/10).

Pihak BKSDA dan tim dari Jakarta sudah turun ke Taman Rimba Jambi untuk mengetahui penyebab kematian gajah betina itu.

Dia juga mengakui bahwa sebelum mati gajah tersebut sempat diinfus. “Mungkin sudah ratusan botol diinfus,” ujarnya.

Kata Dia, pada Rabu (7/10) sore, gajah tersebut masih mandi dan makan. Sekitar pukul 01:00 dini hari, gajah langsung baring dan tidak bangun lagi.

“Akhirnya diinfus, paginyo mati. Gajah itu umurnya memang sudah tua, 40 tahun,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi Rahmad Saleh membenarkan adanya seekor gajah di Kebun Binatang Taman Rimba yang mati, pada Kamis (8/10). Gajah tersebut berjenis kelamin betina yang diberi nama Yanti.

Saat dikonfirmasi, Rahmad mengatakan, dalam 2 hingga 3 hari belakangan sudah dilakukan upaya medis oleh dokter hewan.

"Kita sudah lakukan upaya medis. Juga kemarin saya juga sudah melihat kondisi nya," akunya.

Langkah kedepannya, akan dilakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian gajah Yanti.

Disinggung apakah kemungkinan penyebab gajah mati karena kurangnya pasokan atau mutu makanan atau juga karena kandang tak sesuai, Rahmad belum bisa menjawab sebelum ada hasil nekropsi.

"Akan dilakukan investigasi mendalam dan evaluasi total. Keputusan ada di pusat," pungkasnya. (fth/aba)