Buktikan Siapa yang Benar, Ferdinand Tantang Musni Umar Debat

Jumat, 16 Oktober 2020 - 22:18:40 - Dibaca: 1391 kali

Google Plus Stumbleupon


Ferdinand H dan Musni Umar
Ferdinand H dan Musni Umar / Jambi Ekspres Online

JAKARTA– Politikus Ferdinand Hutahaean memberikan tantangan debat ke Rektor Universitas Ibnu Chaldun. Hal itu terkait pernyataannya soal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.



“Mumpung pak @musniumar sedang tersinggung dengan pernyataan saya tentang “BODOH”, saya mengundang pak Musni untuk debat atau diskusi tentang pernyataan saya tersebut, supaya publik membuktikan argumen siapa yang salah dan benar. Kalau bersedia, saya siapkan link zoomnya besok. Ayo pak Musni..!” Kata Ferdinand di akun Twitternya, Jumat (16/10/2020).



Ferdinand sebelumnya menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait pelajar yang turun dalam aksi demonstrasi Omnibus Law Cipta Kerja.

“Maaf Nies, jika ini benar Anda bicara seperti ini, betapa bodohnya ternyata Anda. Hanya nasibmu yang sedang bagus jadi Gubernur dan pernah jadi Menteri meski dipecat.” Ujar Ferdinand di akun twitternya, Kamis (15/10).

Direktur EWI lantas menjelaskan kembali alasan membalas pernyataan Anies itu soal anak sekolah yang ikut demo ke Musni Umar.

“Mus, anak sekolah itu tentang dirinya saja belum paham. Makanya sekolah masih diawasi, dilarang ini itu, dan belum tentu ngerti. Masa yang begitu dibilang perduli bangsa kerena ikut demo? Itu bodoh Mus..!! Mereka cuma ikut-ikutan, dan tak satupun yang ketangkap ngaku karena perduli bangsa. Ahh kamu Mus,” ungkap Ferdinand.

Sementara itu, Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar memberikan pembelaan ke Anies atas penyataan Ferdinand Hutahaean..



“Saya sangat tersinggung pernyataan Ferdinand sebut Anies bodoh. Kalau Anies bodoh berarti mayoritas penduduk DKI pilih Gub bodoh. Pendidikan Anies UGM, gelar master, Ph.D di AS, pemimpin mahasiswa, rektor termuda. Coba bercermin, anda siapa, sekolah dimana, karir apa.” Tulisnya di akun Twitternya, Jumat (16/10/2020).

Tak tinggal diam, mantan kader Partai Demokrat itu langsung membalas pernyataan Musni Umar.

“Mus, saya cuma rakyat jelata, ngga sekolah dan tak punya karir. Tapi saya berani menyatakan Anies bodoh menyebut anak sekolah ikut demo karena perduli bangsa.” Balasnya.

“Mus ngerti tidak anak sekolah? Ngerti tidak dengan perduli bangsa? Atau Mus juga bodoh tidak ngerti pemahaman anak sekolah tentang bangsa?” Pungkasnya. (msn/fajar)

Sumber: www.fajar.co.id