Penguatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 08:52:24 - Dibaca: 471 kali

Google Plus Stumbleupon


Foto bersama TPKM FH Unja saat sosialisasi Penguatan Bumdes di Kabupaten Sarolangun
Foto bersama TPKM FH Unja saat sosialisasi Penguatan Bumdes di Kabupaten Sarolangun / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Bumdes merupakan sebuah badan usaha milik desa, yang mana dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa, dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa, maka dari itu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat yang diketuai oleh Prof. Sukamto Satoto, dan beranggotakan Dr. Helmi, Dr. Umar, Fitria dan Rustian melakukan kegiatan mengenai “Sosialisasi Penguatan Badan Usaha Miliki Desa (Bumdes), dalam Pengembangan Usaha dan Perekonomian Masyarakat Desa di Kabupaten Sarolangun”, yang dilaksanakan dan bertempat di Kantor Kecamatan Pelawan. Prof. Sukamto Satoto mengatakan, bahwa Bumdes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya, dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung, yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan, guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.

"Kegiatan Bumdes pun bermacam-macam, dapat berupa Bidang Layanan Masyarakat, Bidang Keuangan, Bidang Penyewaan, Bidang Perantara, Bidang Perdagangan dan Induk Usaha," kata Prof. Sukamto Satoto.
Dikatakannya, Bumdes yang merupakan badan komersil, seharusnya mampu dimanfaatkan oleh warga dan pemerintah desa, untuk membuka ruang yang lebih luas kepada masyarakat, agar dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat desa.
"Untuk mendirikan Bumdes pun tidak begitu susah, yang diperlukan hanya Pembentukan Tim Persiapan Bumdes, Mengadakan Rapat/Workshop Pemetaan Potensi dari pemilik usaha, penyusunan AD/ART dan Raperdes serta dilakukannya Sosialisasi Draf AD/ART dan Paredes," urainya.
Untuk Akta Notaris Bumdes pun, hanya diperlukan jika Bumdes akan berbentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT), jika tidak cukup hanya dengan Perdes saja untuk mendirikan Bumdes beserta dengan unit-unit usahanya.
"Setelah diadakan kegaitan ini, diharapkan setiap desa membuat peta potensi desanya untkmuk dapat medirikan Bumdes," tandasnya. (yos)