Setelah Basis CE, Syafril Nursal Garap Dukungan di Kandang Haris

Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:16:08 - Dibaca: 228 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Usai bergerilya di basis Cek Endra (CE) Sarolangun, calon wakil gubernur Syafril Nursal mulai menggarap dukungan di Kabupaten Merangin, Kamis (29/10). Daerah ini merupakan basis utama Al Haris yang merupakan rival politiknya di Pilgub Jambi 2020.

Dalam lawatan politiknya di bumi Tali Undang Tambang Teliti itu, Syafril Nursal di dampingi Fauzi Ansori Ketua DPC Demokrat Merangin. Fauzi Ansori yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi bersama Syafril Nursal langsung melihat pengembangan budidaya ayam kampung unggul biasa, di Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko.

Pengembangan budidaya yang dilakukan Fauzi Ansori yang akrab disapa bang Ojie ini mendapat pujian dari Syafril Nursal. Apalagi kegiatan itu sesuai dengan visi misi Jambi Berkah (Bangun Ekonomi Kerakyatan dengan Kreatif Tinggi dan Amanah).

"Saya salut dengan Dindo Fauzi ini, beliau ini rupanya orang yang sangat kreatif. Tadi saya lihat bagaimana beliau itu mengembangkan ayam kampung unggul biasa luar biasa itu disertai juga dengan pakannya," kata Syafril Nursal.

Konsep pengembangan budidaya ayam kampung unggul biasa ini dinilai sangat baik sekali untuk dikembangkan, yang dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat. "Ini bagus untuk pengembangan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara itu, bang Ojie mengatakan, Budidaya juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di pedesaan, khususnya kaum emak-emak. "Saya lihat visi misinya pak Fachrori dan pak Syafril Nursal ini lebih mengarah kepada bagaimana memberdayakan ekonomi masyarakat, ekonomi yang berkeadilan, basisnya adalah rakyat," kata Fauzi.

Menurut Fauzi, Pengembangan budidaya ayam kampung yang digandeng dengan budidaya ulat maggot sebagai pakan substitusi. Sehingga maggot ini bisa diberikan 40 peraen untuk pakan ayam sehingga biaya produksi bisa ditekan.

"Tadi saya sudah ceritakan dengan jenderal margin per 1000 ekor itu bisa sampai 9 juta, bayangkan gaji pegawai aja enggak sampai segitu. Kalau ini bisa dikembangkan, FU-SN menjawab apa yang menjadi keinginan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan," tukasnya. (aiz)