Tak Lagi Jadi Presiden Amerika, Donald Trump Bakal ‘Dibuntuti’ Berbagai Kasus Hukum

Kamis, 12 November 2020 - 14:28:07 - Dibaca: 11624 kali

Google Plus Stumbleupon


Donald Trump
Donald Trump / Jambi Ekspres Online

WASHINGTON-Joseph Robinette Biden atau yang biasa disebut dengan Joe Biden berhasil memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat, itu yang artinya Biden berhasil mengagalkan langkah Donald Trump menjadi predisen kembali.

 

Meski kemenangan Biden sudah terlihat, nampaknya Donald Trump masih belum rela melepas kursi kekuasaannya.

Sudah jatuh tertimpa tangga pula, mungkin kata-kata tersebut kini seolah menggambarkan kehidupan Trump setelah salesai menjadi presiden Amerika Serikat.

Bagaimana tidak, Trump dikabarkan bakal dibuntuti berbagai kasus hukum pada dirinya. Masalah yang akan dihadapi Trump bahkan bukan hanya satu loh tipstrenners.

Nah berikut kabar berbagai masalah yang akan membuntuti Donald Trump setelah selesai menjadi presiden Amerika Serikat!

1. Donald Trump Bakal Diceraikan Melania

Baru-baru ini bermunculan kabar bahwa Melania sebenarnya sudah tidak tahan lagi dengan pernikahannya. Bahkan seorang mantan pejabat Gedung Putih akhirnya angkat bicara.

Sang mantan ibu negara sebenarnya ingin pergi tatkala Trump masih menjabat. Namun dikatakan jika ia melakukan ini, sang penguasa tersebut akan bisa menemukan cara untuk menghukum dirinya.

Terkait rumor ini sebenarnya sudah pernah mencuat di tahun 2016 lalu. Ketika itu kabarnya Melania tidak menyukai kemenangan Trump dan ia sampai menangis karenanya.

Bahkan ketika harus pindah ke Washington, ibu dari Barron Trump ini menundanya selama lima bulan.

2. Kasus Hukum Menanti Donald Trump

Sebelum menjadi presiden Amerika Serikat tanpa disangka ternyata ada beberapa kasus hukum yang menjerat Trump. Namun karena posisinya yang menjadi orang nomor 1 di Amerika maka semuanya ditunda.

Seorang mantan jaksa federal bernama Harry Sandick mengatakan ketika Trump tak lagi presiden maka segala proses hukum bisa dipercepat. Artinya setelah ini mungkin Trump akan segera menghadapi banyak tuntutan.

3. Menagih Janji Bakal Pindah Negara Kalau Kalah

Trump memang dikenal sebagai sosok yang ceplas-ceplos dan sangat percaya diri. Banyak momen yang bisa menjadi bukti dari hal tersebut.

Salah satunya adalah statement-nya tatkala kampanye di bulan Oktober 2020 lalu. Ia mengatakan bahwa dirinya bakal pindah negara atau meninggalkan Amerika Serikat jika Joe Biden yang merupakan saingannya menang.

Ucapan Trump tersebut mungkin memang hanya gertakan atau bahkan guyonan saja, tapi publik pasti menanyakan janji yang dibuat oleh Trump untuk merealisasikannya.

 

(ayu/tipstren)

Sumber: www.tipstren.pojoksatu.id