Cari-cari Kesalahan Alquran dan Benci Rasulullah soal Poligami, Wendy Lofu Justru Mualaf

Minggu, 22 November 2020 - 10:43:41 - Dibaca: 13720 kali

Google Plus Stumbleupon


Wendy Lofu (ist)
Wendy Lofu (ist) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA- Maksud hati mencari-cari kesalahan Islam di Alquran dan Hadis, pemuda berdarah Tionghoa, Wendy Lofu justru tertarik dengan Islam hingga memutuskan mualaf. Wendy mengatakan, dia merupakan orang yang paling benci dengan Islam.

Segala macam cara dia lakukan untuk memfitnah Islam dan Nabi Muhammad SAW. Bahkan Ia sampai mempelajari Alquran dan Hadis-hadis Nabi, untuk mencari kelemahan dam kejelekan dalam Islam.



“Tujuan saya membaca isi Alquran dan Hadis, adalah (untuk) memfitnah Islam, memfitnah Rasulullah. Itulah kekhilafan yang saya lakukan, sehingga Allah membalikan hati saya, membuat saya jatuh cinta kepada Rasulullah. Bikin saya cinta kepada Islam,” ucap Wendy Lofu dilansir YouTube Vertizone TV, Ahad (22/11).

Pemuda yang kini aktif di Mualaf Center Indonesia (MCI) ini, menyoroti soal poligami. Bahkan yang ada di dalam isi kepala Wendy tengang sosok Nabi Muhammad SWA adalah orang yang hiper seks. Begitu dia, saking benci kepada Islam.

“Ketika saya mencoba memfitnah isi Alquran tentang poligami, saya berusaha memfitnah Rasulullah, dia adalah hiper seks, itu kesungguhan yang ada di hati saya dulu,” akui Wendy.



Tidak hanya itu, dia juga menilai Islam adalah agama kekerasan yang kerap mengajarkan soal perang. Tetapi, semua itu berbalik. Allah memberi hidayah kepadanya hingga dia memeluk Islam. “Saya ingin memfitnah Islam, Islam itu keras, mengajarkan perang Islam Radikal,” ucap Wendy.

“Alhamdulillah, Allah putar balik semuanya dengan isi Alquran semua jawabannya ada di situ. Islam cinta damai, Islam gunakan poligami ini untuk memuliakan wanita, semua itu terbukti dengan ilmu sains. Semua terjawab,” katanya.

Wendy bilang, dia menemukan banyak keajaiban di dalam Alquran setelah dia mencari-cari kesalahannya. Di antara keajaiban itu, soal bulan terbelah, dan sungai di bawa laut yang kini nyata.

“1400 tahun lalu, siapa yang punya teleskop, siapa yang bisa buktikan bulan itu terbelah, dan NASA membuktikan bulan itu terbelah. Bulan terbelah karena di tengahnya ada garis seperti disambungkan kembali,” kat Wendy.

“Di Alquran mengatakan, di dasar laut ada air tawar yang mengalir, kurang lebih seperti itu, tapi sekali lagi 1400 tahun lalu, Islam ini terkenal di daerah gurun, di Arab. Bagaimana caranya Rasulullah mengatakan di dasar lautan ada air tawar yang mengalir. Dia mengatakan itu karena wahyu Allah. Dan terbukti sekarang di abad ini benar-benar terbukti ada sungai yang mengalir di dasar laut,” pungkas Wendy. (dal/fin)

Sumber: www.fin.co.id