Tol Hadir di Jambi, Jarak Tempuh Antar Provinsi Makin Dekat

Kamis, 26 November 2020 - 09:05:22 - Dibaca: 16968 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Segera hadirnya jalan tol trans Sumatera yang membelah Provinsi Jambi bakal meningkatkan tingkat perekonomian di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

91F06009-242A-41E6-ACD4-6F6108309CE1

Pakar Ekonomi Universitas Jambi Prof. Dr H Hariyadi menyebut dengan adanya jalan tol trans Sumatera ini akan memberikan Multiplier Effect.
"Artinya ada efek pengganda, bukan hanya dapat jalan tol, tetapi akan melancarkan penyaluran (distribusi) barang dan jasa masyarakat Jambi,"tuturnya.
Demikian juga untuk jarak tempuh dengan kota lain diluar Jambi menjadi terpangkas. Seperti 7-8 jam bisa jadi 2-3 jam saja. "Ya ini tentu menguntungkan pengguna jalan, seperti ke Jakarta nanti bisa saja hanya tembus 5-6 jam, yang biasanya belasan jam," sampainya.
Seperti produk pertanian Jambi akan semakin cepat distribusi nya dengan adanya jalan tol. "Karena jarak tempuh akan semakin dekat seperti ke Sumut dan Sumsel, artinya cost petani jadi lebih murah dan keuntungan semakin besar, "sampainya.
Selain itu, ini juga menjawab sebagian keraguan petani Jambi yang kebingungan untuk memasarkan produk pertanian mereka. "Akan lebih mudah untuk pasarkan tak perlu lagi menjual ke makelar , ini akan membuka distribusi juga bukan tak mungkin pengusaha akan menawarkan langsung ke sekitaran Jalan Toll karena dekatnya akses ini," ujarnya.
Untuk keuntungan yang akan diperoleh masyarakat sekitaran jalan tol sendiri menurut Prof Dr Hariyadi menyebut harga tanah akan naik dan dapat dibuat tempat peristirahatan , dan rumah makan di sekitarnya. "Jadi masyarakat tak perlu khawatir karena biasanya Pemerintah akan memberikan ganti untung tanah , selain itu juga akan menciptakan arus barang yang lebih cepat lagi bagi kawasan sekitar tol, " tandasnya. 


Lintasi 16 Desa


Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jambi resmi melakukan Penetapan Lokasi (Penlok) pengadaan tanah untuk Pembangunan Jalan Tol Trans Sumateta Ruas Jambi-Rengat, Provinsi Riau.
Hal ini disampaikan Asisten I Setda Provinsi Jambi yang juga anggota tim pengadaan lahan Provinsi Jambi Apani Saharuddin
Apani menjelaskan, lokasi yang telah ditetapkan ini tidak jauh berubah dari dokumen perencanaan yang telah diserahkan oleh Kementrian PUPR sebelumnya. Untuk lebar jalan tol tetap 90 meter dan panjang 116,5 Kilometer.
Adapun desa yang dilintasi tol ini yakni di Kabupaten Muaro Jambi, ada Desa Danau Sarang Elang, Desa Pijoan, Desa pematang Jering di Kecamatan Jaluko. Kemudian di Kecamatan Sekernan, ada Desa Tan-tan, Desa Rantau Majo, Desa Gerunggung, Desa Bukit Baling, Desa Suko Awin Jaya.
Lalu untuk Kabupaten Batang Hari, Kecatamatan Pemayung, Desa Selat. Selanjutnya, Kabupatan Tanjab Barat, ada desa Dusun Mudo, di kecamatan Muara Papalik. Desa Kuala Dasal, Desa Pelabuhan Dagang, desa Brasau, dan desa Taman Raja di Kecamatan Tungkal Ulu. Kemudian desa Teluk Pengkah di Kecamatan Tebing Tinggi, serta desa Rawa Kempas di Kecamatan Batang Asam.


Lewati Desa Selat


Pemerintah Provinsi Jambi resmi melakukan Penetapan Lokasi (Penlok) pengadaan tanah untuk Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Jambi - Rengat.
Hal ini disampaikan Asisten I Setda Provinsi Jambi yang juga anggota tim pengadaan lahan Provinsi Jambi Apani Saharuddin. Kata dia, penlok sudah dilakukan pada Minggu lalu berdasarkan SK Gubernur Jambi.
‘‘Seminggu yang lalu ditetapkan, jadi sekarang sudah di Kementrian PUPR dan untuk tahapan selanjutnya lagi oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran detail dan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJJP) untuk menilai harga tanah,’‘ kata Pani, Selasa (27/10).
Menurutnya, awalnya Kabupaten Batanghari tidak masuk dalam dokumen, namun setelah dikaji dan ditetapkan satu desa di Batanghari dilintasi. Desa tersebut adalah Desa Selat Kecamatan Pemayung.
‘‘Rutenya masih seperti yang kemarin, hanya ada tambahan satu desa di Batanghari itu. Rute dan Panjangnya tidak berubah,’‘ sebutnya. (aba)