Tampil Menggoda, Cewek Desa Jadi Perusak Rumah Tangga Sepupu Sendiri

Kamis, 26 November 2020 - 11:18:29 - Dibaca: 7252 kali

Google Plus Stumbleupon


Ilustrasi: Jujuk Kharisma/Radar Surabaya
Ilustrasi: Jujuk Kharisma/Radar Surabaya / Jambi Ekspres Online

JAMBIEKSPRES.CO.ID- Donwori -bukan nama sebenarnya- bisa dibilang buaya darat. Meski sudah beristri, pria 40 tahun itu masih bermata jelalatan.

Persoalannya bukan hanya mata Donwori yang jelalatan. Bapak satu anak warga Surabaya itu menyasar wanita lain yang sebenarnya masih sepupu istrinya.

Sebut saja istri Donwori itu dengan panggilan Karin (38). Dua tahun lalu, Donwori dan Karin kedatangan wanita dari Blitar.

Sebut saja namanya Sephia (28). Cewek berbodi aduhai itu merantau ke Surabaya untuk mencari kerja, lalu menumpang di rumah Donwori.

Memang Sephia merupakan sepupu Karin. “Namanya juga saudara, masak enggak mau menolong,” ujar Karin.

Karena kebaikan Karin pula Sephia tinggal di rumah sepupunya itu. Awalnya semua baik-baik terlihat saja.

Masuk ke pertengahan tahun pertama, mulai muncul tanda-tanda tidak beres pada Sephia. Cewek dari desa itu terlihat centil di depan Donwori.

Karin menuturkan, Sephia tampak sering bergaya menggoda. Misalnya, jalannya dibuat megal-megol demi menarik perhatian supaya Donwori.

“Saya merasa karena saya juga perempuan. Apalagi sebagai istri, sudah pasti tahulah yang begitu-begituan,” sambung Karin.

Awalnya Karin menganggap hal itu hanya kekhawatirannya saja. Lebih-lebih, Sephia memang dikenal sebagai gadis yang supel, ceria, gampang bergaul dan suka guyon.

Namun, lama-lama Sephia seolah menebar kail. “Lama-kelamaaan kok makin aneh. Makin sulit saya pahami,” sambungnya.

Sampai akhirnya Karin memergoki Donwori sedang berada di kamar Sephia. Menurut Karin, pada suatu malam tiba-tiba suaminya menghilang dari kamar.

Usut punya usut, Donwori pergi ke kamar Sephia dan asyik tidur berduaan layaknya suami istri. Donwori yang saat itu terpergok langsung menyodorkan alasan bahwa Sephia mau curhat dan butuh ditemani.

"Dikasihani malah ganggu suami saya. Siapa yang enggak mau sama gadis desa kayak dia,” ucap Karin.

Donwori memang kebangetan. Namun, Karin juga menganggap Sephia kebablasan.

Karin tak pernah menyangka bahwa sepupunya menjadi duri dalam rumah tangganya. Sephia menjadi angin puting beliung yang menyasar keharmonisan rumah tangga Donwori dengan Karin.

“Kalau tahu bakal begini, saya enggak akan pernah izinkan Sephia tinggal di rumah,” kata Karin mengeluh.

Setelah memergoki perselingkuhan itu, Karin langsung mengusir Sephia. Saat itu pula Sephia pindah ke sebuah indekos.

Ternyata itu bukan akhir dari kisah perselingkuhan Donwori dengan Sephia. Meski Sephia sudah pindah, Donwori tetap menyambanginya.

Donwori dan Sephia justru makin sering keluar barsama layaknya sepasang muda mudi. Walhasil Karin menjadi curiga dengan suaminya yang jadi sering keluar tanpa pamit.

Karena penasaran, Karin membuntuti Donwori. “Lah, ternyata kok masih aja diikuti ke indekosannya (Sephia, red)," katanya.

Oleh karena itu Karin tak mau lagi menoleransi perselingkuhan suaminya. Di sisi lain Donwori yang sudah kesengsem kemolekan tubuh Sephia pun langsung menyetujui keinginan Karin bercerai.

“Suami enggak tahu diri, masa sepupu saya diembat juga. Kurang apa sebenarnya saya ini,” tegas Karin yang memilih mengakhiri pernikahannya di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya.(Radar Surabaya)

Sumber: www.jpnn.com