Detik-detik Edhy Prabowo Ditangkap KPK di Bandara, Ali Mochtar Ngabalin: Enaklah Tadi

Kamis, 26 November 2020 - 11:50:42 - Dibaca: 913 kali

Google Plus Stumbleupon


Ali Mochtar Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin / Jambi Ekspres Online

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditangkap tim KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), begitu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, pada Rabu (25/11) dini hari.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ikut dalam rombongan Menteri Edhy, yang disebut-sebut ke Amerika Serikat (AS) dalam rangka lobi internasional.


Namun, Ali Mochtar Ngabalin tidak termasuk yang ditangkap oleh Novel Baswedan dkk.

Tim KPK berhasil mengamankan sejumlah pihak di beberapa lokasi, di antaranya Jakarta, Depok, Bekasi, dan Bandara Soekarno Hatta.

Ada 17 orang yang diamankan tim KPK yaitu Menteri KKP Edhy Prabowo, istrinya Iis Rosita Dewi yang juga anggota Komisi V DPR dari fraksi Partai Gerindra, beberapa pejabat di KKP antara lain Dirjen Perikanan Tangkap, Dirjen Perikanan Budidaya, Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Wakil Ketua Komisi VI DPR serta beberapa orang pihak swasta.

 

Ali Mochtar Ngabalin selaku pembina Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik KKP, bercerita situasi saat Edhy Prabowo ditangkap tim KPK di bandara Soetta.

Menurut Ngabalin selama di Bandara Soekarno Hatta, Edhy kooperatif dengan petugas KPK. “Pak Edhy juga bagus, Pak Edhy juga sangat kooperatif. Teman-teman KPK juga melaksanakan tugas dengan baik. Enaklah tadi,” kata Ngabalin.

Ngabalin mengungkapkan Edhy keluar negeri untuk melakukan tugas sebagai menteri.

“Abang sendiri menyaksikan luar biasa ini, ini lobi yang dilakukan oleh Pak Edhy ini kan membuka ruang komunikasi internasional, kemudian mengkomunikasikan juga dengan para konsul jenderal kita di Los Angeles, di San Fransico dan di Hawai,” ungkap Ngabalin.

Ali Ngabalin bersama rombongan Edhy Prabowo mendatangi Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.

“Kan Hawai itu pusat dunia induk udang vaname, yang luar biasa Indonesia kan luar biasa sekali belum dikelola dengan baik. Jadi langkah-langkah yang dilakukan Pak Edhy luar biasa sebagai seorang menteri punya misi seperti itu. Saya bangga dan kagum,” ungkap Ngabalin. (ant/jpnn/fajar)

sumber: www.fajar.co.id