Di Batanghari, Ribuan Rumah Terendam Banjir

Selasa, 01 Desember 2020 - 22:01:18 - Dibaca: 1176 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

MUARABULIAN- Curah hujan tinggi saat ini menyebabkan air sungai di Batanghari semakin meluap. Dengan luapan tersebut sebanyak tujuh ribu rumah yang tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Batanghari terendam banjir. Selasa (01/12).

Akibat dari banjir tersebut aktivitas sebagian masyarakat lumpuh total,bahkan untuk keluar rumah saja masyarakat harus menggunakan sampan atau perahu kecil untuk keluar rumah.

Halima salah seorang warga Kecamatan Muara Tembesi kabupaten Batanghari mengatakan bahwa kondisi air saat ini semakin tinggi.

"air sudah semakin tinggi, kami masyarakat harus menggunakan sampan atau perahu kecil jika ingin keluar rumah, jika tidak ada sampan maka tidak bisa keluar rumah," kata Halimah.

Dikatakan Halima, untuk aktivitas masyarakat dan ekonomi sudah lumpuh, sebab masyarakat sudah tak bisa lagi bekerja karena kebun terkena banjir.

" Sekarang kerja dak Ada lagi, makan lah susah nian, anak nak kerjo be susah, kami makan seadanya," tuturnya

Sementara itu Makmun Kepala seksi kedaruratan dan logistik BPBD kabupaten Batanghari membenarkan bahwa saat ini data yang sudah masuk ke BPPD sudah tujuh ribu rumah yang terendam." Ya benar ada 7000 rumah yang terendam, akibatnya aktivitas dan ekonomi masyarakat lumpuh saat ini," kata Makmun.

Dikatakan Makmun dirinya bersama tim sudah turun dan mendata warga yang terkena banjir dan terdampak banjir." Hasil pendataan selain dari rumah, fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, kantor, dan tempat ibadah terendam akibat banjir," imbuhnya.

Makmum menyebutkan, saat ini data yang masuk ada tujuh kecamatan dari delapan kecamatan yakni kecamatan Bathin XXIV, kecamatan Marosebo Ulu, kecamatan Marosebo Ilir, kecamatan Mersam, kecamatan Muaratembesi, kecamatan Muarabulian, dan kecamatan Pemayung.

" Ada tujuh kecamatan yang sementara masuk, namun di prediksi jumlahnya akan terus bertambah mengingat curah hujan tinggi," bebernya.

Makmum menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas." Kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam beraktivitas dan tolong di jaga anak anak dalam beraktivitas,"Pungkasnya.(rza)