- Rektor Pastikan Pemenang Gratis UKT 1 Semester

Tim PKM Unja Raih Medali Perak di PIMNAS 33

Kamis, 03 Desember 2020 - 11:15:04 - Dibaca: 261 kali

Google Plus Stumbleupon


Para pemenang foto bersama Rektor Unja
Para pemenang foto bersama Rektor Unja / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) Universitas Jambi berhasil meraih perak pada event Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33. Dimana kegiatan tersebut telah diselengarakan secara luring di GSP Universitas Gadjah Mada serta disiarkan secara daring yang berlangsung pada tanggal 25-28 November 2020.

2A_77

Para pemenang saat berbincang-bincang dengan Rektor Unja usai meraih Medali Perak di PIMNAS 33

 

Ketua Panitia Pimnas ke-33, Prof. Djagal Wiseso Marseno menerangkan, tahun ini tim juri melakukan penilaian secara luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan, peserta-peserta mengikuti semua kegiatan secara daring. “Tahun 2020 merupakan pertama kali Pimnas diadakan dengan format luring dan daring mengingat masih dalam kondis Covid-19. Meski dalam kondisi pandemi, namun semangat dan semarak Pimnas tidak boleh padam,” ujar Djagal.

Program Kreativitas Mahasiswa sendiri terdiri atas beberapa bidang. PKM Penelitian, PKM Kewirausahaan, PKM Pengabdian Masyarakat, PKM Terapan Teknologi, PKM-Karsa Cipta, PKM Gagasan Tertulis, dan PKM Gagasan Futuristik Konstruktif. 

Tahun ini, jumlah proposal mengalami peningkatan mencapai 65 ribu, terdiri dari 625 tim dan 101 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Ketua Tim Juri Pimnas ke-33, Dr Indwiani Astuti menambahkan, pandemi Covid-19 tidak menyebabkan anak bangsa menjadi kendur, terllihat dari tingginya jumlah proposal yang diunggah perguruan tinggi. “Ada 5.783 yang didanai untuk pelaksanaannya,” ujar Indwiani.

Untuk PKM lima bidang, jumlah proposal naik dari 45.103 pada 2019 menjadi 57.723 pada 2020, dan PKM KT/GFK naik dari 6.606 pada 2019 menjadi 7.063 pada 2020.

Sementara itu, Rektor Universitas Jambi, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D mengapresiasi prestasi yang ditorehkan oleh tim PKM-M Unja yang mengambil muatan materi Desa Hijau dalam presentasinya. “Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang ditorehkan, Universitas Jambi memberikan reward kepada TIM PKM-M Unja berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal untuk satu semester kedepan,” ujar Sutrisno.

Selain membebaskan UKT, Rektor juga memberikan reward tambahan berupa pembebasan skripsi dengan menjadikan proposal yang telah diunggah pada Pimnas 33 menjadi pengganti dan konversi nilai bagi mahasiswa yang menang. “Maksudnya, ada kemudahan bagi mahasiswa yang berprestasi tersebut untuk bisa menggunakan proposal yang telah diunggah pada ajang Pimnas 33 menjadi bahan skripsinya langsung,” tutur Rektor.

 

Sementara itu salah satu perwakilan mahasiswa, Ulta Miftakul Janah yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengungkapkan, rasa syukurnya atas reward yang diberikan oleh Rektor beserta pimpinan Universitas. “Alhamdulillah kami mendapatkan apresiasi dari Rektor beserta Wakil Rektor dengan memberikan reward Gratis UKT satu semester, bebas skripsi yang artinya menjadikan proposal PKM tersebut menjadi pengganti dan konversi nilai,” ujar mahasiswa semester 7 ini.

Ulta menambahkan, untuk bisa menjadi juara dengan mengalahkan ratusan Universitas yang ada di Indonesia baginya tidaklah mudah, ia mengatakan Universitas Jambi hanya mengirimkan satu delegasi. “Kami sangat bersyukur sekali, walaupun Unja hanya mengirimkan satu delegasi namun bisa berhasil meraih juara 2, dan kami sendiri rasanya tidak menyangka bisa menang dari Universitas ternama lainnya seperti UI, Unsri, USU,” tambah Ulta

Adapun proposal yang berhasil lolos menjadi juara II tersebut berjudul “Desa Hijau: Upaya Pelestarian Alam Melalui Peraturan Desa yang Ramah Lingkungan” dengan Dosen Pembimbing Ir. Bambang Hariyadi, M.Si., Ph.D. dan Anggota Tim Ulta Miftakul Janah mahasiswa FKIP Semester 7, Febriani mahasiswa FKIP Semester 7, Yunita Puspita Dewi Mahasiswa FKIP Semester 7, Bayu Rahmat Riyadi mahasiswa FKIP Semester 3, Anggi Setiawan mahasiswa FKIP Semester 5 dan Muhammad Yasin Nur Wibowo mahasiswa FEB Semester 7. (kar)