CE-Ratu Unggul 42,2 Persen, Navarim: Mestinya Kandidat Lain Juga Keluarkan Survei

Jumat, 04 Desember 2020 - 18:47:23 - Dibaca: 590 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

JAMBI- Puspoll Indonesia Research and Consulting merilis hasil survei jelang Pilgub Jambi 2020. Hasilnya, elektabilitas pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh unggul dengan persentase 42,2 persen.

Kemudian, diurutan kedua hasil survei pasangan Al Haris - Abdullah Sani dengan persentase 26,4 persen. Lalu di urutan ketiga pasangan Fachrori Umar - Syafril Nursal dengan persentase 23,3 persen.

Pengamat politik Navarin Karim mengatakan, hasil survei tersebut merupakan cerminan bahwa mesin politik Cek Endra - Ratu Munawaroh berjalan dengan baik.

"Selain relawan, ini juga merupakan keberhasilan para anggota dewan yang memelihara konstituennya. Artinya mesin politik kedua partai besar (PDIP dan Golkar) berjalan dengan baik dan berada pada on the track," kata Navarin Karim saat dihubungi via telepon, Jum'at (4/12).

Dosen Unja ini menilai, hasil survei yang baru saja dirilis sangatlah tepat. Karena menggunakan metode multistage random sampling atau penarikan sampel acak bertingkat. "Metode yang digunakan juga sangat tepat. Dan biasanya hasil akhirnya juga sama," bebernya.

Di sisi lain Navarin mengharapkan, jika pasangan calon lain tidak puas terhadap hasil survei terbaru, maka mereka juga harus mengeluarkan hasil survei melalui lembaga yang resmi, sebagai data pembanding hasil survei yang dirilis pasangan CE - Ratu.

Mengingat tanggal 5 Desember besok adalah hari terakhir penyampaian rilis oleh lembaga survei yang terdaftar di KPU. "Mestinya kandidat lain juga Keluarkan survei jika memang tidak terima dengan hasil survei terbaru ini, mereka bantah dengan by data juga," harapnya.

"Seharusnya ini sebagai pemantik kepada dua kandidat lain untuk mengeluarkan hasil surveinya. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan gambaran, mana diantara ketiga kandidat ini yang terbaik. Jika kandidat lain tidak juga merilis hasil surveinya sampai besok, biarlah masyarakat yang menilai," tegasnya. (aiz)