“LAJATI” Metoda Tepat Mencegah Bahaya Paparan Asap Rokok di Rumah Bagi Keluarga

Minggu, 06 Desember 2020 - 18:21:55 - Dibaca: 1419 kali

Google Plus Stumbleupon


Foto bersama disela sela kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RT 24 Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi.
Foto bersama disela sela kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RT 24 Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. / Jambi Ekspres Online

JAMBI - Dalam rangka melindungi keluarga dari paparan asap rokok yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit berbahaya, Tim Dosen Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Jambi yang terdiri dari: Dr. Solha Elrifda, S.Pd., M.Kes, Arvida Bar, S.Pd., M.K.M., Hipnawi, S.S.T., M.Bmd, dan 5 orang mahasiswa, baru-baru ini melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RT 24 Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, selama sebulan (dimulai minggu kedua Oktober sampai dengan minggu pertama November 2020). PkM yang didanai dari DIPA Poltekkes Kemenkes Jambi tahun 2020 ini mengusung judul “Implementasi LAJATI dalam pencegahan paparan asap rokok di rumah tangga”. 

Direktur Poltekkes Kemenkes Jambi Rusmimpong, S.Pd., M.Kes

LAJATI merupakan akronim dari LArang-JAhui-maTIkan, adalah suatu model edukasi yang bertujuan membentuk perilaku pencegahan paparan asap rokok di rumah tangga. Model edukasi ini adalah temuan hasil penelitian Dr. Solha Elrifda, S.Pd., MKes, yang terbukti efektif meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga tentang bahaya asap rokok bagi kesehatan, dan efektif mencegah paparan asap rokok bagi anggota keluarga di rumah. Dalam situasi saat ini, di mana jumlah perokok semakin meningkat, dan sulit dihentikan, maka LAJATI adalah suatu solusi yang mudah diimplementasikan untuk mencegah bahaya paparan asap rokok di rumah tangga.

Pendaftaran Peserta Edukasi LAJATI

Pengabdian kepada Masyarakat ini menyasar 30 orang ibu rumah tangga di RT 24 Kelurahan Tanjung Sari yang di rumahnya ada anggota keluarga yang merokok dan ada anak-anak. Ibu rumah tangga di pilih karena lebih dekat dengan anggota keluarga, dan dapat mendidik anggota keluarga lain. Tahap awal kegiatan ini, para ibu rumah tangga diberikan edukasi bahaya paparan asap rokok bagi kesehatan dan perilaku sehat, serta dilatih teknik LAJATI (LA=meLArang orang merokok di dalam rumah dengan sopan, JA=MenJAuhi orang merokok di rumah, bila tidak dapat dilarang, TI=meminta orang yang sedang merokok memaTIkan rokoknya bila sedang berinteraksi dengan keluarga). Pada tahap selanjutnya dilakukan penempelan stiker “Dilarang Merokok di Rumah” sebagai awal implementasi LAJATI di rumah masing-masing ibu selama 2 minggu. Dalam kurun waktu tersebut, ibu-ibu melaksanakan LAJATI bila ada orang merokok di rumahnya, membuka jendela di pagi hari, dan melaksanakan perilaku sehat lainnya. Sebagai upaya pembiasaan dan pemantauan, ibu-ibu mencatat kegiatan hariannya dalam Kartu Lajati, dan dimonitor berkala oleh Tim, Ketua RT 24, 5 orang Kader, dan 5 orang mahasiswa. 

Edukasi LAJATI Oleh Tim Pengabdi

Kegiatan ini sangat disuport oleh Lurah Tanjung sari (Dadan Sulaiman, S.E.), Ketua RT 24 (Suminah, S.Pd., M.Sos), Kepala Puskesmas Talang Banjar (dr. Budi Sutrisno), Ka TU Puskesmas Talang Banjar (Sahridayanti Nainggolan, S.K.M., M.K.M), dan Pengelola Program Promosi Kesehatan Puskesmas Talang Banjar (Mirwan Nugrak, S.K.M). Bahkan Lurah Tanjung Sari berencana akan mereplikasi kegiatan ini di RT lainnya, bekerjasama dengan ibu-ibu PKK, pihak Puskesmas Talang Banjar, dan tentunya dengan Poltekkes Kemenkes Jambi.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Poltekkes Kemenkes Jambi (Rusmimpong, S.Pd., M.Kes) menyampaikan, bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh Dosen dengan melibatkan mahasiswa untuk membantu Pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan yang terjadi, khususnya di Provinsi Jambi.(*/hai)