Pimpinan DPRD Minta Pejabat yang Baru Dilantik Membuat Gebrakan Baru

Rabu, 30 Desember 2020 - 13:05:18 - Dibaca: 1024 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Bupati Kerinci, Adirozal, kembali melantik Puluhan pejabat eselon II, III dan IV dilingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci pada Selasa (29/12/2020) sekira pukul 14.30 Wib di ruang aula kantor Bupati Kerinci.

Pelantikan Puluhan pejabat eselon II, III dan IV ini, berdasarkan keputusan Bupati Kerinci nomor 821.22/03/BKPSDMD/2020, tanggal 29 Desember 2020, tentang pengangkatan mutasi dan pemberhentian pejabat pimpinan tinggi pratama dilingkup Pemerintah Kerinci.

Pimpinan DPRD Kerinci, Boy Edwar, meminta agar pejabat eselon II khususnya, maupun eselon III dan IV yang baru saja dilantik dapat menjalan tugas sebaik mungkin dan disiplin terhadap capaian program-program organisasi perangkat daerah terkait.

Maka dari itu, setelah pelantikan eselon II, III dan IV ini, DPRD meminta tidak ada lagi alasan target kerja tidak tercapai. "Jadi, tidak ada lagi alasan tidak tercapai. Satu atau dua bulan ke depan, pejabat baru ini kita lihat lah gimana gebrakan barunya," ungkap Boy Edwar.

Pimpinan DPRD Kerinci dari Partai Golkar ini, meminta kepada para pejabat untuk membuat gebrakan di dinas atau OPD yang dipimpinnya.

“harus ada target gebrakan-gebrakan di level dinas, kemudian membantu membereskan urusan urusan yang tertunda. Sehingga, para pejabat ini bisa menjadi cermin bagi bawahan dan masyarakat. Karena segala perbuatan baik lisan, gerak tubuh, hingga raut wajah akan menjadi perhatian," ungkapnya.

Selain itu sambung Boy Edwar, keputusan yang diambil dan cara mendelegasikan berbagai tugas pun harus menjadi contoh bagi banyak pihak. “Oleh karena itu, tolong ditingkatkan lagi semangat belajar leadership," katanya.

Karena ditambahkannya, kondisi hari ini pintar saja tidak cukup, hari ini IQ saja tidak cukup, jadi semua harus punya EQ atau akhlak dalam merajut kepemimpinan. Terdapat Tiga nilai yang harus dimiliki pejabat ASN, diantaranya, integritas, melayani bukan dilayani, serta profesional.

"Implementasi Dynamic Governance, agar tujuan yang ingin dicapai tidak terhambat oleh aturan yang ada. Segera terapkan konsep pemerintahan Birokrasi Dinamis atau LAN (Lembaga Administrasi Negara) menyebutnya Agile Bureaucracy. Harus gesit, jangan gara-gara nggak ada peraturan tujuan yang dimatikan," katanya.(adi)