6 Rumah Warga di Tanjabtim Terbakar

Rabu, 30 Desember 2020 - 13:30:22 - Dibaca: 2520 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

 MUARASABAK - Kabar duka kembali menyelimuti Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Sekitar pukul 01.30 WIB Rabu (30/12) dini hari rumah warga di Kelurahan Muara Sabak Ulu, Kecamatan Muara Sabak Timur membara.

Sebanyak 6 rumah warga di Jalan Dolog RT 03 tepatnya didekat Jembatan Muara Sabak ludes terbakar. 6 rumah itu atas nama Zulkarnain (49), Aras (63), M Ali (54), Abdul Wahid (56), Saman (53), Salafuddin (45), Supriyanto (42), Agus Puji Raharjo (32), Sahdi (65) dan Asmarudin (63).

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari dibantu petugas Damkar kabupaten, kecamatan, kelurahan Sabak Ilu dan Sabak Ilir, BPBD, Personil Polsek dan Personil Koramil serta Camat dan Lurah Ilir dan Ulu.

Camat Muara Sabak Timur, Zulfaisal mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Muslim, sekitar pukul 01.30 WIB Dia keluar dari kamarnya hendak buang air kecil dan terkejut melihat dinding rumah Aras yang bersebelahan dengan rumahnya terbakar.

Kemudian warga berupaya memadamkan api, namun api sudah menjalar ke rumah warga lainnya. Berselang beberapa menit petugas Damkar dan yang lainnya sampai di lokasi kebakaran dan memadamkan api menggunakan alat Damkar kabupaten, kecamatan dan kelurahan.

"Api dapat di Padam kan sekira pukul 03.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Posko disiapkan di rumah warga depan TKP pak H. Amat Solar,"jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Muara Sabak Timur, AKP Suwanto di TKP mengatakan, perkiraan sementara kebakaran ini diakibatkan adanya konsleting arus listrik di salah satu rumah milik warga atas nama Aras.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, seluruh pemilik rumah telah menyelamatkan diri pada saat kejadian. Untuk kerugian belum bisa ditafsir, nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak RT dan Lurah setempat untuk mendata seluruh korban," ujar Kapolsek.

"Kami dari pihak Kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan, sebab ini merupakan suatu tindak pidana. Nantinya kita akan memasang Police Line di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi-saksi. Bahkan, bila perlu kita juga akan mendatangkan tim Puslabfor," tutupnya.(lan)