Karena Messi, Mbappe Naik Gaji dan Liverpool Gigit Jari

Selasa, 12 Januari 2021 - 15:00:02 - Dibaca: 571 kali

Google Plus Stumbleupon


Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2018 / Getty / NurPhoto
Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2018 / Getty / NurPhoto / Jambi Ekspres Online

BARCELONA—Lionel Messi sudah kembali menunjukkan kebahagian dalam dua laga terakhir Barcelona. Akan tetapi, spekulasi terkait masa depannya terus berlanjut. Klub kaya Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) kabarnya serius menginginkan La Pulga.

Kontrak Messi akan berakhir dalam lima bulan ke depan dan ia sekarang bebas untuk bernegosiasi dengan klub lain. Namun, meski tidak ada biaya transfer yang akan diperlukan untuk mengangkut Messi, gajinya menjadi batu sandungan.

Jurnalis Prancis, Julien Laurens sebagaimana dikutip dari MARCA menegaskan bahwa anggaran PSG tidak akan memungkinkan mereka untuk menandatangani pemain Argentina itu. Menurutnya, gaji Messi terlalu tinggi dan mereka juga mesti menaikkan upah Kylian Mbappe.


Di tengah masalah Financial Fair Play dan pandemi yang menghantam seluruh klub Eropa, ini akan kata Laurens akan sulit. “Anda bisa memiliki Neymar, katakanlah dengan 30 juta euro setahun, Messi dengan 60 juta euro setahun dan Mbappe berpotensi dengan kontrak baru dengan jumlah yang sama dengan Neymar,” kata Laurens kepada Sky Sports.


Dengan ketiga pemain harus digaji begitu besar, Laurens menganggap itu mustahil. “Secara finansial, itu tidak mungkin. Tetapi mereka sepertinya mengatakan bahwa mereka akan mencoba. Tapi menurutku itu tidak realistis,” tegasnya.

Sementara itu, PSG yakin bisa mencegah Mbappe ke Liverpool, Real Madrid, dan Barcelona yang  dikabarkan terus berusaha menggoda sang winger. PSG optimis bahwa Mbappe akan menandatangani kontrak baru.

Mbappe awalnya dikaitkan dengan kepindahan ke Bernabeu, namun belakangan Liverpool dipandang sebagai saingan berat setelah pemain berusia 22 tahun itu memuji The Reds. Pada saat sama, Manajer Liverpool, Juergen Klopp juga sangat mengagumi Mbappe.

Tetapi presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi bertekad untuk mempertahankan Mbappe yang kontraknya di Parc des pricnes berakhir pada 2022. Al-Khelaifi berharap penunjukan Mauricio Pochettino baru-baru ini sebagai pelatih kepala membantu meyakinkan sang pemain.

Pakar transfer, Fabrizio Romano mengatakan PSG bisa menjauhkan Mbappe dari cengkeraman Liverpool dan Madrid. “Dia sedang bernegosiasi dengan Paris Saint-Germain,” kata Romano kepada Give Me Sport.

Menurutnya Mbappe sebagaimana Neymar akan diberi kontrak yang tidak normal. “Dia sedang bernegosiasi, dan presiden Paris Saint-Germain (Nasser) Al-Khelaifi, selalu sangat optimis, dan, Anda tahu, memiliki banyak uang membuatnya sangat mudah untuk mencoba (mengikat Mbappe ke kesepakatan baru),” tegasnya. (amr)

Sumber: www.fajar.co.id