Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, KNKT Diminta Transparan Soal Hasil Investigasi

Rabu, 13 Januari 2021 - 18:21:38 - Dibaca: 239 kali

Google Plus Stumbleupon


Penyerahan black box FDR Sriwijaya Air SJ182 dari Kabasarnas kepada KNKT
Penyerahan black box FDR Sriwijaya Air SJ182 dari Kabasarnas kepada KNKT / Jambi Ekspres Online

JAKARTA- Soal penemuan flight data recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi kerja tim pencarian dan evakuasi gabungan Basarnas, dan TNI AL.

FDR adalah salah satu bagian kotak hitam atau black box Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1) lalu.

FDR pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak itu ditemukan tim penyelam TNI AL, Selasa (12/1) siang menjelang sore.

 

“Saya apresiasi tim SAR gabungan untuk meneruskan pencarian bagian black box lainnya yakni cockpit voice recorder (CVR). Bila (CVR) ditemukan, maka akan mempermudah dan mempercepat penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat,” ungkap Azis, Rabu (13/1).

Azis meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera menindaklanjuti dan memproses FDR tersebut.

Selain itu, dia juga meminta tim KNKT mengungkap hasil investigasi penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 kepada keluarga korban dan masyarakat.

Selain itu, Azis juga mengapresiasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri yang juga kembali mengidentifikasi tiga korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tersebut. Azis meminta tim DVI Polri dapat terus berupaya mengidentifikasi seluruh sampel bagian tubuh yang ditemukan oleh tim SAR gabungan, mengingat keluarga korban masih menunggu proses identifikasi jenazah.

Dia berharap tim dapat terus melakukan proses evakuasi korban dan puing pesawat dengan memperhatikan keamanan dan keselamatan sesuai dengan standar operating procedure (SOP) yang ditetapkan.

“Mengingat saat ini seluruh keluarga korban masih menunggu kejelasan nasib anggota keluarganya yang menjadi korban kecelakaan pesawat tersebut,” pungkas legislator Partai Golkar asal Lampung, itu.

(dhe/pojoksatu/jpnn)

Sumber: www.pojoksatu.id