Usai Disuntik Vaksin Covid 29 Orang Langsung Meninggl Dunia, Politisi PDIP Sentil Pemerintah

Senin, 18 Januari 2021 - 18:04:55 - Dibaca: 11119 kali

Google Plus Stumbleupon


ilustrasi Vaksin Covid-19.
ilustrasi Vaksin Covid-19. / Jambi Ekspres Online

JAKARTA-  Politisi PDI-Perjuangan Rahmad Handoyo meminta pemerintah untuk kembali mempertimbangkan terkait vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, baru-baru ini tercatat ada 29 orang di negara Norwegia meninggal dunia usai disuntikkan vaksin Covid-19 Pfizer BioNtech.

WhatsApp Image 2021-01-07 at 19.57.16_7

Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI itu dalam keterangannya yang diterima Pojoksatu.id di Jakarta, Senin (18/1/2021).

“Bila di belahan negara lain ada kejadian seperti Norwegia pemerintah perlu mempertimbamgkan kejadian di luar negeri,” ujarnya.

Karena itu, Rahmad menekan perlunya asas kehati-hatian dalam melaksanakan vaksinasi virus asal kota Wuhan, China itu.

Sebab, keselamatan manusia merupakan tugas paling tertinggi yang harus dilakukan pemerintah.

“Dimohon kehati-hatian, asas keamanan, asas efektifitas menjadi parameter utama termasuk di dalamnya adalah kita harus melihat fakta yang di lapangan, kalau memang itu berisiko ya saya kira bisa di pertimbangkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Rahmad juga meminta kepada pemerintah untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan farmasi lain dalam kebutuhan vaksin Covid-19.

“Perlu di buka opsi untuk kerja sama dengan yang lain jangan hanya tergantung pada satu dan dua perusahaan farmasi saja,” jelasnya.

“Saya hanya berharap meskipun negara kita bangsa membutuhkan vaksin. Ya, kita tidak boleh kalah kerja sama harus win-win, sejajarlah posisinya,” sambungnya.

Kendati demikian, anak buah Megawati Soekarnoputri itu mendukung program vaksinasi Covid-19 yang bakal dilakukan oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Kita harus dukung program pemerintah demi kebaikan semu dalam memutus mata rantai Covid-19,” pungkas Rahmad.

Sebelumnya juga, Rahmad menyarankan masyarakat untuk tidak takut disuntik vaksin Covid-19

Ia menyebut keamanan vaksin buatan sinovac, China itu sudah terbukti aman usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) selesai Proses vaksinasi.

“Nah, agar program vaksinasi efektif, pemerintah pusat atau daerah mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa vaksin Coronavic ini aman digunakan,” ujarnnya, Rabu (13/1).

Untuk diketahui, penyuntikan vaksin Jokowi dikuti sejumlah pejabat negara diantaranya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih.

Kemudian, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan perwakilan Muhammadiyah Amirsyah Tambunan, Rais Syuriah PBNU Ahmad Ishomuddin.

Selanjutnya, ada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

(muf/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id