Hendra/Ahsan Kalah, Indonesia Tanpa Gelar di Toyota Thailand Open

Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:18:24 - Dibaca: 346 kali

Google Plus Stumbleupon


Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan/Badmintonphoto
Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan/Badmintonphoto / Jambi Ekspres Online

BANGKOK—Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal melenggang ke final Toyota Thailand Open. Dalam laga semifinal hari ini, pasangan The Daddies dikalahkan pasangan Chinese Taipei, Lee Yang/Wang Chi-Lin. Kekalahan ini membuat Indonesia dipastikan tanpa gelar dari turnamen super 1000 ini.

Bermain di Impact Arena yang berakhir beberapa saat lalu, kedua pasangan yang sebelumnya sudah bertemu delapan kali itu langsung terlibat pertarungan sengit. Silih berganti mereka meraih poin dan berbagi angka 2-2.


Hendra/Ahsan yang jadi unggulan kedua turnamen kemudian memimpin dua angka di skor 4-2 dan 5-3. Pasangan Chinese Taipei yang menjadi unggulan keenam turnamen mencoba mengejar. Namun, Hendra/Ahsan yang pekan lalu terhenti di 8 besar Thailand Open mampu bertahan dengan bagus dan memperlebar jarak menjadi empat angka di skor 7-3.

Lee/Wang yang berstatus juara Thailand Open mencetak dua angka berikutnya untuk memperpendek jarak menjadi 7-5. Kedua pasangan bergantian mencetak angka hingga skor 9-7 sebelum interval pertama berakhir dengan 11-9 untuk keunggulan Hendra/Ahsan.

Setelah jeda, Hendra/Ahsan memperlebar jarak menjadi tiga angka di skor 13-10. Dua angka berikutnya diraih Lee/Wang untuk mengubah skor menjadi 13-12. Dengan smash 328 km per jam dan penempatan bola akurat, Hendra/Ahsan mampu kembali unggul tiga angka menjadi 15-12.

Satu pukulan memanjang Lee/Wang membuat Hendra/Ahsan memimpin 18-13. Pengembalian bola yang sulit dari Hendra/Ahsan membuat mereka terus melaju sebelum akhirnya menutup game pertama dengan keunggulan 21-14 dalam waktu 15 menit.

Mencoba memaksakan pertandingan berjalan tiga set, Lee/Wang tampil menyerang di awal set kedua dan memimpin 4-2. Tapi Hendra/Ahsan juga tidak tinggal diam. Mereka meraih dua angka berikutnya untuk mengubah skor menjadi 4-4.

Lee/Wang sempat unggul tiga angka yang kemudian disamakan Hendra/Ahsan di skor 7-7. Satu sambaran di depan net yang dilakukan Wang Chi Lin membuat mereka kembali memimpin 8-7. Setelah itu skor menjadi sama 8-8 dan 9-9 sebelum interval kedua ditutup oleh Lee/Wang dengan keunggulan 11-9.

Kembali ke lapangan, Lee/Wang terus menekan dan unggul enam angka di skor 16-10 dan 17-11. Set kedua ini sepertinya akan menjadi milik Lee/Wang. Dan benar saja, meski sempat mengejar dan memaksakan setting, Hendra/Ahsan akhirnya kalah 20-22.

Pada set penentuan, Lee/Wang memimpin lebih dulu di skor 2-0. Hendra/Ahsan kemudian membalik keadaan menjadi 4-2. Kedua pasangan bergantian mencetak poin untuk membuat skor menjadi 6-6 dan 8-8 sebelum Lee/Wang memasuki interval ketiga dengan keunggulan 11-8.

Lee/Wang langsung melejit setelah istirahat. Mereka unggul 14-9. Hendra/Ahsan mencoba mengejar di skor 11-14 tapi smash-smash keras pasangan Taiwan membuat mereka kesulitan dan tertinggal delapan angka di skor 11-19. Setelah itu, Lee/Wang dengan mudah menyelesaikan laga ini dengan skor 21-12.

Baca juga: Dibalas Wakil Korea, Greysia/Apriyani Gagal ke Final Toyota Thailand Open

Sebelumnya, ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga gagal mengulang suksesnya menjuarai Thailand Open, pekan lalu. Dalam laga semifinal, mereka dihentikan wakil Korea Selatan, Lee Sho Hee/Shin Sheung Chan dalam pertarungan dua game.

Pada pertandingan di Impact Arena, Greysia/Apriyani yang menang atas Lee/Shin di semifinal Thailand Open pekan lalu langsung mencetak dua angka awal. Namun, Lee/Shin langsung membalas mencuri enam poin untuk unggul 6-2.

Greysia/Apriyani mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Setelah itu, pasangan andalan Indonesia ini menutup interval pertama dengan skor 11-9.

Unggulan kelima itu memperlebar jarak menjadi tiga poin di skor 15-12. Tapi Lee/Shin tak tinggal diam. Mereka menyamakan kedudukan menjadi 15-15 dan 16-16. Serangan-serangan yang dilakukan Lee/Shin akhirnya membuat mereka mampu memenangi game ini dengan skor 21-16

Di game kedua, pertandingan kembali berjalan ketat yang dimulai dengan skor 2-2. Greysia/Apriyani sempat memimpin 6-4 namun bisa dikejar lawannya. Memasuki interval kedua, Lee/Shin unggulan 11-8.

Skor menjadi 12-12 setelah jeda. Greysia/Apriyani bahkan bisa berbalik memimpin 15-13. Skor ketat terjadi di angka 18-18. Sayang, Lee/Shin tampil lebih bagus di poin krusial dan akhirnya menang dengan skor 21-18. (amr)

Sumber: www.fajar.co.id