Pemda Bangun Gedung Polres Batanghari 13 Miliar Lebih

Minggu, 28 Februari 2021 - 15:56:42 - Dibaca: 1464 kali

Google Plus Stumbleupon


Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Batanghari Very Ardiansyah
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Batanghari Very Ardiansyah / Jambi Ekspres Online
MUARABULIAN-Ditengah kesulitan anggaran dalam menghadapi percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Batanghari. Pemerintah Daerah harus lebih serius dan hati - hati dalam pengelolaan keuangan daerah, apalagi saat ini Pemkab Batanghari masih mempunyai hutang Puluhan Miliar terkait tunda bayar pada tahun 2020 lalu.
 
Ditahun 2021 ini Pemkab Batanghari masih ingin melakukan refocusing anggaran untuk pengadaan vaksinasi. Solusinya beberapa kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terpaksa harus dipangkas.
 
Namun kabar mengejutkan datang dari Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Batanghari, bagaimana tidak ditengah kondisi anggaran yang tidak stabil ini Pemkab Batanghari justru ingin membangun Gedung Polres Batanghari sebesar Rp.13 Miliar lebih, padahal kegiatan yang di OPD lainnya tetap dipangkas.
 
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Batanghari Very Ardiansyah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini Pemkab Batanghari merencanakan pembangunan gedung tersebut.
 
"Untuk Kegiatan yang tidak terlaksana ditahun sebelumnya maka ditahun ini dinaikan kembali, ada beberapa kegiatan yang sudah tayang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yakni Gedung Polres, Rumah Dinas Ketua DPR, untuk pagu Gedung Polres kalau usulan dari kami 10 Miliar, tetapi permintaan dari apa itu 13,5 miliyar,"Kata Very.
 
Very juga menyebutkan bahwa untuk pembangunan gedung tersebut Perencanaan dan Pengawasan sudah tayang di LPSE maka akan dilaksanakan, namun masih tergantung Dokumen Pelaksan Anggaran (DPA) refocusing telah selesai.
 
"Karena Bupati juga baru dilantik, mungkin setelah ini baru dapat gambaran apa kegiatan yang terdanai di Dinas Perkim,"tutur Very.
 
Sementara itu terpisah Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Batanghari M.Azan,SH mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu usulan refocusing untuk tahap selanjutnya dari Dinas Kesehatan terkait berapa anggaran yang dibutuhkan untuk kegiatan Vaksinasi.
 
"Untuk tahap refocusing anggaran tahap pertama itu sekitar 23 Miliar, seluruh OPD terdampak, namun untuk tahap selanjutnya kami masih menunggu secara tertulis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari,"ungkap Azan.(rza)