Instruksi Tegas Bobby Afif Nasution ke Camat, Pakai Kata-kata Ditindak

Senin, 01 Maret 2021 - 11:20:00 - Dibaca: 3062 kali

Google Plus Stumbleupon


Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) dan Wakil Wali Kota Aulia Rachman (kiri) ketika rapat koordinasi bersama camat di Kantor Wali Kota Medan, Sabtu (27/2/2021). ANTARA/HO-Aspri
Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) dan Wakil Wali Kota Aulia Rachman (kiri) ketika rapat koordinasi bersama camat di Kantor Wali Kota Medan, Sabtu (27/2/2021). ANTARA/HO-Aspri / Jambi Ekspres Online

MEDAN – Wali Kota Medan, Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengeluarkan instruksi kepada para camat di lingkungan Pemkot Medan agar segera melakukan pembenahan jajaran masing-masing. Bobby Nasution memberi penekanan supaya 21 camat yang ada memiliki target kerja.

WhatsApp Image 2021-01-07 at 19.57.15_39

“Semuanya harus memiliki target kerja, sehingga kita paham program mana yang belum terealisasi. Jika ada pimpinan OPD dan camat tak mau bekerja sama, laporkan kepada kami agar ditindak,” tegas Bobby di Medan, Minggu (28/2).

Suami Kahiyang Ayu binti Jokowi itu mewanti-wanti agar para camat lebih fokus terhadap kondisi dan situasi wilayah, khususnya kebersihan, kesehatan, dan pendataan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di setiap kecamatan.

Bicara masalah kebersihan, pihak kecamatan harus melakukan pemantauan wilayahnya dan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan.

“Camat juga harus cepat tanggap, dan sigap dalam penanganan COVID-19 terkait data masyarakat yang terpapar agar bisa segera dilakukan penanganan,” pinta Bobby.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman dalam rapat koordinasi bersama camat se-Kota Medan kemarin mengharapkan seluruh OPD dan pimpinan kecamatan dapat mengubah sistem kerja menjadi lebih baik lagi.

Dia menginginkan ada kerja sama dan jangan ada batas antar OPD tertentu dan pihak kecamatan dalam melakukan beberapa poin penting yang harus dilakukan baik pimpinan OPD maupun camat, salah satunya terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Camat harus berkoordinasi dengan Puskesmas dan gugus tugas kecamatan. Dinas Kesehatan dengan kecamatan, terkait cara mendapatkan vaksin gratis bagi masyarakat. Camat jangan sampai vakum, dan terpenting kolaborasi,” ucap Aulia Rachman. (ant/jpnn/fajar)

Sumber: www.fajar.co.id