Gubernur Sumut Gak Suka KLB Demokrat di Sibolangit: Bubarkan, Jangan Takut, harus Tegas!

Jumat, 05 Maret 2021 - 15:58:19 - Dibaca: 9282 kali

Google Plus Stumbleupon


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan terkait rencana sekolah tatap muka di Sumut. Foto: ISTIMEWA
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan terkait rencana sekolah tatap muka di Sumut. Foto: ISTIMEWA / Jambi Ekspres Online

MEDAN – Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi memerintahkan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut membubarkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Sibolangit, Jumat (5/3/2021). Perintah itu disampaikan Edy kepada Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut, Arsyad Lubis, usai acara sosialisasi vaksin covid-19 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan.

“Bubarkan itu, jangan takut, harus tegas,” perintahnya.

 

Mendapat perintah itu, Tim Satgas Covid-19 Sumut langsung berkoordinasi dengan Ketua Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut Kol Inf Azhar Muliyadi yang sudah berada di lokasi KLB.

Dari hasil pembicaraan koordinasi mereka, ditegaskan agar KLB dibubarkan untuk dalam rangka pencegahan penularan covid-19 di Sumut.

Tim Satgas Covid-19 juga meminta manajemen The Hill Sibolangit tidak memfasilitasi KLB Demokrat.

Sebelumnya, Edy Rahmayadi kepada wartawan menegaskan bahwa keramaian adalah salah satu yang harus dihindari untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19.

“Pada hari ini katanya ada yang mau KLB lagi, siapa yang mau KLB lagi, suruh pulang orang itu,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (5/3) pagi.

Mantan Pangkostrad ini menegaskan, dirinya tidak memiliki urusan dengan internal Partai Demokrat.

Namun, ia lebih mengedepankan upaya pencegahan penyebaran covid-19 yang kini juga menjadi perhatian dari Pemerintah Pusat.

“Orang sedang butuh hidup ini, KLB lagi di sini,” tegasnya.

Terpisah, Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya turut memantau KLB Partai Demokrat digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara. Pemantauan itu melibatkan anggota Satgas Covid-19 setempat.

“Kegiatan-kegiatan seperti itu tentunya akan dipantau oleh Polda setempat,” kata Rusdi di Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (5/3/2021).

 

Rusdi tak merinci apakah kongres yang digelar siang ini mengantongi izin atau tidak.

Hanya saja, dia berharap acara tersebut itu tetap mematuhi protokol kesehatan. “Masalah proses dan segala macam ada satgas di masing-masing daerah memantau semua,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Heri Zulkarnaen dan sejumlah pengurus mendatangi Polrestabes Medan, Kamis (4/3/2021) malam.

“KLB di The Hill ilegal. Kami minta polisi membubarkan demi hukum karena tidak sesuai dengan kehormatan dan kedaulatan Partai Demokrat,” tegasnya.

Ia juga mengaku telah memerintahkan kepada anggotanya untuk memantau KLB yang digalang para mantan kader itu. “Kami akan apel siaga di sekretariat, diikuti seluruh DPC Demokrat di Sumut,” singkatnya.

Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu tegas menyatakan menolak KLB tersebut. Ia menduga acara KLB Demokrat ini dibungkus oleh kegiatan lain. “Sampai polisi saja tidak tahu ada acara,” ujarnya.

(ruh/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id