Edy Rahmayadi Perintahkan Satgas Covid-19 Bubarkan KLB Partai Demokrat di Sibolangit

Jumat, 05 Maret 2021 - 16:05:27 - Dibaca: 574 kali

Google Plus Stumbleupon


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan terkait rencana sekolah tatap muka di Sumut. Foto: ISTIMEWA
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan terkait rencana sekolah tatap muka di Sumut. Foto: ISTIMEWA / Jambi Ekspres Online

 DELISERDANG-Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang berlangsung The Hill Sibolangit, Deliserdang, mendapat reaksi dari Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

 

Dia menegaskan, akan meminta Satgas Covid-19 untuk membubarkan KLB tersebut. Edy mengaku pihak Satgas Covid 19 sudah berada di sana.

“Nanti saya cek kepada Satgas. Kalau di Satgas tidak ada (kasih izin) kita usir, kita bubarin. Wartawan beritahu itu,” tegas Edy usai sosialisasi Vaksin Covid 19 di rumah dinas Gubsu, Jumat (5/3/2021).

Edy memastikan pihaknya tidak akan membiarkan kegiatan apapun berlangsung tanpa ijin. “Tidak ada kegiatan yang tidak berizin di sini,” tandasnya.

Mantan Ketua Umum PSSI ini mengungkapkan sesuai perintah Presiden, saat ini tidak boleh ada kegiatan yang membuat kerumunan. “Saat ini berdasarkan Inpres, berdasarkan perintah presiden tidak ada kegiatan-kegiatan yang membuat kerumuman karena nanti bersangkutan dengan hukum di sana,” bebernya.

Dia mengatakan Satgas Covid 19 Pemprov Sumut saat ini sudah berada di lokasi tersebut. “Pasti otomotis, begitu dengar datang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herry Zulkarnaen menyatakan KLB Partai Demokrat ilegal. “Kita sudah laporkan ke Polrestabes Medan, pertama soal KLB yang ilegal, kedua KLB tersebut sudah melanggar prokes di Sumatera Utara,karena dengan kumpul-kumpul tersebut bisa tinggi (penyebaran) covid 19,” jelasnya, kepada wartawan.

Herry mengatakan KLB tersebut dicap ilegal karena tidak sesuai AD/ART partai. Dan, pihaknya siap membubarkan kegiatan tersebut. “Karena bagaimana ini ilegal, kita Partai Demokrat Sumatera Utara berhak membubarkan karena tidak sesuai AD ART Partai Demokrat. Jika polisi yang tidak membubarkan. Partai Demokrat yang akan membubarkan sebagai penegak hukum harusnya berada di sisi yang benar,” sebutnya.

“Itu ilegal terselubung bukan atas nama Demokrat yang seutuhnya. Jadi Demokrat Sumut berhak membubarkannya karena itu ilegal. Mereka adalah orang-orang yang sudah dipecat dari Partai Demokrat,” ucapnya.

DPD Partai Demokrat Sumut mengklaim bahwa seluruh ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Sumut akan hadir dan membatalkan KLB ilegal tersebut. “Kami akan ke sana dan membubarkan acara tersebut,” sebut Heri.

Seperti diketahui, KLB ini akan berlangsung tiga hari mulai hari ini hingga 7 Maret 2021. (*/nin/pojoksumut)

Sumber: www.pojoksatu.id