Swiss Open 2021

Disingkirkan Unggulan 1, Gagal ke Semifinal, Leo Merasa Layak Menang

Sabtu, 06 Maret 2021 - 07:26:28 - Dibaca: 397 kali

Google Plus Stumbleupon


Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal melaju ke semifinal Swiss Open 2021. (Handout / AFP / BADMINTON ASSOCIATION OF THAILAND)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal melaju ke semifinal Swiss Open 2021. (Handout / AFP / BADMINTON ASSOCIATION OF THAILAND) / Jambi Ekspres Online

BASEL-Dua wakil Indonesia yang tersisa di perempat final akhirnya gagal ke semifinal Swiss Open 2021.

Dalam laga di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Sabtu dini hari (6/3) WIB, ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dihentikan unggulan pertama asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Leo/Daniel kalah rubber game dengan skor 18-21, 21-9, 16-21.

Sementara itu, Shesar Hiren Rhustavito menyerah di tangan unggulan satu asal Denmark, Viktor Axelsen dalam dua game, 17-21, 12-21.

Bagi Leo/Daniel ini merupakan kekalahan kedua dari pasangan Aaron/Soh. Sebelumnya, pada turnamen Thailand Open II 2020 Januari lalu, juara Dunia Junior 2019 tersebut juga menelan kekalahan rubber game dengan skor yang hampir serupa, 12-21, 21-6, 12-21.

“Kami kecewa dengan hasil ini. Seharusnya kami tadi bisa menang karena kami merasa permainan kami tidak buruk,” kata Leo dalam siaran pers PP PBSI yang diterima JawaPos.com.

“Di game pertama kami memang kalah start, kami tidak bisa konsisten dengan pola kami. Sering keduluan nyerangnya. Di game kedua, kami mengambil inisiatif serangan dan berhasil. Game ketiga kami malah masuk lagi ke pola permainan lawan. Kami terpancing permainan mereka,” ucap Leo.

Walau kecewa, Leo/Daniel tetap bersyukur bisa menembus babak perempat final turnamen level Super 300 ini. Mereka berharap bisa terus berkembang menjadi lebih baik ke depan.

Di laga perempat final lainnya, Shesar mengaku kalah melawan Axelsen. Walaupun sudah memberikan perlawanan keras pada game pertama, namun Shesar tetap takluk.

“Saya ada kesempatan untuk merebut game pertama. Tapi memang di poin-poin akhir dia lebih inisiatif untuk menyerang dan saya malah tidak siap dengan itu,” ucap Shesar.

“Di game kedua dia lebih tahan dan fokus di setiap reli-reli untuk bisa dapat serangan. Sementara saya malah masuk ke pola permainan dia dan mudah memberikan bola yang dia inginkan,” lanjutnya.

Walau tidak puas dengan hasil yang didapat, Vito mengaku mendapat banyak pelajaran dari pertandingan hari ini. “Untuk hasil saya tidak puas tapi secara permainan saya cukup puas. Selain itu, saya mendapat banyak pelajaran hari ini dan bisa mengerti apa yang harus ditambah dan diperbaiki,” ucap Vito. (*)

Sumber: www.jawapos.com