Beredar di Medsos SBY Tak Ada Dalam Daftar Pendiri Demokrat, Ini Bukan Partai Yudhoyono

Sabtu, 06 Maret 2021 - 17:27:34 - Dibaca: 852 kali

Google Plus Stumbleupon


Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA — Beredar surat terbuka di media sosial dan pesan intans riwayat pendirian Partai Demokrat saat didirikan tahun 2001 silam.

Berikut ini fajar.co.id menyadur beberapa petikan dari tulisan para pendiri.


Perlu saya jelaskan bahwa ;

Sebagai pelaku dan saksi sejarah yang masih hidup, saya akan MEMBERIKAN TESTIMONI SEJARAH BERDIRINYA PARTAI DEMOKRAT DI INDONESIA YANG SEBENARNYA….!!!!!

(1).Itu daftar nama 99 Pendiri Partai Demokrat yg dimuat dalam Akte Arswendi Kamuli SH, berdasarkan UU Parpol 2021.Romo berada dinomor 11, sebetulnya Nama lengkapnya : WISNU HERRYANTO KRESTOWO PROBOJATI NOTONEGORO, karena terlalu panjang, karena kolomnya tidak muat, oleh Dukcapil di KTP hanya tertulis nama depan saja seperti dinomor 11 tersebut.

(2). Sebelum formasi 99 tersebut diatas disyahkan oleh Menkumham, sebenarnya cikal bakal berdirinya partai demokrat hanya 3(tiga) orang yakni, Romo sendiri, Vence Rumangkang & Kurdi Mustofa.


Kemudian dari tiga orang pemrakarsa/penggagas sekaligus pendiri awal Partai Demokrat sebelum diterbitkannya UU Parpol 2001, maka disusunlah kepengurusan sebanyak 9 (sembilan) orang, yakni masing-masing dengan membawa 3 orang.Saya membawa/mengajak Prof. S.Budhisantoso & Irzan Tanjung, kemudian Vence membawa/mengajak Prof,Rompas & Henky Luntungan,….kemudian Kurdi karena militer aktif tidak boleh bertindak sebagai pendiri partai, maka dia menunjuk temannya yakni Ahmad Yani, Mubarok dan satu lagi saya lupa.9(sembilan) nama pengurus tersebut setelah didaftarkan ke Depkumham waktu itu, ditunda sementara pengesahannya karena menunggu UNDANG-UNDANG PARPOL baru Tahun 2001.Setelah UU Parpol 2001 terbit, ternyata salah satu syaratnya mengharuskan sebuah Partai Politik bisa didirikan, minimal oleh *50(lima puluh) orang.

(3). Kemudian dari 9(sembilan) pengurus tersebut masing-masing mengusulkan/membawa teman-temannya hingga jumlahnya menjadi 99(sembilan puluh sembilan) orang.Kesembilan puluh sembilan orang itulah yang akhirnya menanda tangani Akte Notaris berdirinya Partai Demokrat, yang kemudian disyahkan oleh Menkumham.Catatan : Awalnya diusulkan dari sembilan orang pengurus pertama waktu pembentukan, membawa teman-temannya masing-masing sebanyak 10(sepuluh) orang hingga totalnya ada 90 orang.Namun saya dan Vence akhirnya sepakat karena partai ini kami persiapkan untuk mengusung SBY maju di Pilpres 2004, maka kemudian kami mengambil inisiatif tanggal lahirnya SBY 9 September, sebagai jumlah penanda tangan Akte berdirinya Partai Demokrat menjadi 99 orang, karena awalnya mau dibuat100 penanda tangan.Saya bilang jangan seratus (100) nanti jadi KURAWA…!!!Maka kesepakatan akhir dari 99 orang penanda tangan ini sekaligus juga sebagai deklarator berdirinya Partai Demokrat…!!!



(4). Awalnya SBY meragukan Partai Demokrat yang kami dirikan, karena sudah mendapat jaminan dari PKB yang akan mengusungnya pada Pilpres 2004.

Baca juga: Saiful Mujani: Hasil Akhir Manuver Moeldoko Adalah Membunuh Partai Demokrat

(5). Namun dengan kerja keras dan kesungguhan kami bahwa kami sangat serius menjadikan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik SBY untuk maju di Pilpres 2004, akhirnya SBY percaya setelah kami memasukkan nama istrinya, sebagai tambahan untuk menjadi Wakil Ketua Umum, diluar 99 orang yang telah menanda tangani Akte Pendirian Partai Demokrat.

(6). Dari 3 (tiga) cikal bakal Pendiri Partai Demokrat tersebut, konon saya dengar saudara Vence & Kurdi sudah wafat, sayapun sebenarnya dikabarkan sudah tidak ada, karena sedang menjalani topo ngrame, yakni bersembunyi ditempat terang dan bertapa ditengah keramaian…. karena SBY telah ingkar janji kepada leluhur tanah Jawa..!??Namun syukur alhamdulillah hingga saat ini Allah masih memberikan karunia-Nya kepada saya, sehingga masih bisa ikut menyaksikan dinamika partai yang telah kami dirikan 20 tahun yang lalu.

(7). Itulah kronologis singkat asal muasal muasal BERDIRINYA PARTAI DEMOKRAT….!!!Yang kemudian di- klaim secara sepihak oleh SBY dan kroni-kroninya anak-anak kemarin sore, yang tidak tahu sejarah bahwa seolah-olah SBY dan dynasti yudhoyono yang menjadi pendiri dan pemilik tunggal Partai Demokrat…???? Dari mana ceritanya….bro….!!????SBY awalnya hanya sebagai USER (pengguna),…. koq setelah jadi besar dan berhasil mengantarkan dirinya ke-singgasana Istana Negara, sekarang main klaim sepihak bahwa partai demokrat milik dynasti yudhoyono….????? Apa tidak MALU…????, saya sebagai cikal bakal yang menjadi pelaku dan saksi hidup sejarah berdirinya partai demokrat masih ada, dan alhamdulillah masih segar bugar -sehat wal afiat, sehingga bisa menulis peristiwa sejarah yang sebenarnya….!!!!!

(8). DEMOKRAT yang kami gagas dan kami dirikan 20 tahun yang lalu, sekarang sudah menjadi milik publik yakni milik para kader dan konstituen.Tidak boleh ada, siapapun yang yang merasa dirinya paling berhak atas partai demokrat…!!!Kami menggagas dan mendirikan Partai Demokrat 20 tahun yang lalu, adalah untuk menjadi Partai Kader dan Partai Masa Depan..,!!!…… Bukan partai yudhoyono..!!!


(9). Kepada para kader, terutama yang telah ikut berjuang bersama kami dari sejak deklarasi hingga sekarang, saya menyerukan bahwa tidak ada satupun dari dynasti yudhoyono yang berhak memecat kalian sebagai kader partai demokrat..!!!Saya yang jadi jaminannya…!!! karena tidak ada satupun manusia termasuk sby,…. yang bisa memecat saya selaku inisiator sekaligus cikal bakal berdirinya partai Demokrat.

Jika diperlukan SBY sebagai Mr.NO THANK YOU, bisa head to head langsung dengan saya.

Wassalam,WHKP Notonegoro (Ki Ageng Noto).Sabtu, 6 Maret 2021.

Belum ada klafirikasi resmi terkait surat terbuka ini dari Majelis Tinggi Demokrat yang kini dikendalikan Susilo Bambang Yudhoyono. (fnn)

Sumber: www.fajar.co.id