25 Napi di Lapas Muara Sabak Positif Covid-19

Sabtu, 03 April 2021 - 07:52:25 - Dibaca: 3308 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
MUARASABAK - Data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), saat ini melonjak tinggi. Dari rilis yang didapat dari Tim Gugus Tugas Covid-19 pada Jumat (2/4) kemarin, saat ini sebanyak 60 orang terkonfirmasi positif dalam perawatan.
 
Dari 60 pasien tersebut, 25 orang diantaranya merupakan narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II B Muara Sabak. Puluhan napi tersebut kini ditempatkan di sel khusus untuk menjalani isolasi mandiri.
 
"Mereka ditempatkan di blok terpisah dari napi yang tidak terkonfirmasi positif Covid-19," kata Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Syahroni Ali.
 
Syahroni menjelaskan, melonjaknya napi yang positif Covid-19,  berawal dari sejumlah napi yang mengalami gejala demam sekira seminggu yang lalu. Napi yang mengalami demam tinggi langsung dibawa ke klinik Lapas tersebut.
 
"Awalnya kami mencurigai virus tersebut masuk dari pihak pengelola kantin. Sebabnya orang kantin tersebut keluar masuk Lapas. Kami insiatif lakukan SWAB Antigen terhadap pengelola kantin, hasilnya positif," jelasnya.
 
Setelah itu, lanjut Syahroni, kantin tersebut merupakan tempat berkumpulnya para napi untuk membeli makanan setiap harinya. Melihat hasil positif yang dialami pengelola kantin, pihaknya langsung melakukan tracing kontak terhadap salah seorang napi dan hasilnya juga positif.
 
"Satu orang napi positif tersebut langsung kami amankan di klinik. Kami tracing lagi sebanyak 30 orang menggunakan SWAB Antigen, hasilnya 25 terkonfirmasi positif dengan status OTG. Selanjutnya kami buat surat ke Dinas Kesehatan setempat untuk ditindaklanjuti dengan SWAB PCR dan hasilnya juga positif," lanjutnya.
 
Setelah itu, pihaknya bersama Dinas Kesehatan pada Kamis (1/4) lalu kembali melakukan tes SWAB terhadap Delapan orang lainnya yang dicurigai. Hasilnya baru akan diketahui Sabtu (3/4) hari ini. Kendati demikian, jika nantinya hasil Delapan orang tersebut positif, maka akan tetap dipisahkan dengan 25 orang tersebut.
 
"Melihat kondisi itu, kami juga lakukan langkah hal ini terhadap 73 pegawai. Hasilnya hanya satu orang yang positif dan dirawat di Rumah Sakit Umum Nurdin Hamzah Muara Sabak bersama satu orang pengelola kantin," ungkapnya.
 
Terhadap 25 orang penghuni Lapas yang terkonfirmasi positif, pihak Lapas juga rutin memberikan makanan bergizi hingga suplemen vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh serta akan dipantau terus kondisinya setiap hari. Untuk kondisi 25 napi tersebut dikabarkan berangsur membaik.
 
"Setiap pagi dan sore kami juga selalu menyuruh mereka untuk berjemur di area blok tersebut. Kepada napi yang lain juga kami imbau untuk menjaga pola hidup sehat dan menerapkan sistem buka tutup kamar secara bergantian. Selanjutnya kami harap kasus terkonfirmasi ini tidak merebak parah jelang datangnya bulan suci Ramadhan," harapnya
 
Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Tanjabtim, pasien Covid-19 yang terkonfirmasi seluruhnya sebanyak 253 orang, dengan rincian 193 orang telah dinyatakan sembuh setelah dilakukan SWAB beberapa kali dengan hasil negatif, sedangkan untuk 60 orang lainnya masih dalam perawatan penyembuhan.(lan)