Di Tanjabbar, Penumpang Speed Boat Antar Provinsi Sepi

Selasa, 04 Mei 2021 - 05:59:59 - Dibaca: 1902 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
KUALATUNGKAL - Pada hari min ke-2 sebelum tanggal 6 Mei 2021 tepat di mana semua transportasi umum baik darat laut ditutup. Kelengangan penumpang speed boat sudah terjadi di pelabuhan dalam kota Kuala Tungkal. Tak hanya satu pelabuhan saja, seperti Pelabuhan antar Provinsi antar kabupaten dan dalam Kabupaten Tanjung Jabung Barat menunjukkan turunnya aktivitas datang dan pergi dari kota Kuala Tungkal. 
 
Seperti di pelabuhan LL ASDP kota Kuala Tungkal, tidak ada lonjakan penumpang malah yang ada Tambah sepi dari hari-hari biasanya hal tersebut disampaikan Pandi salah satu agen speed boat karya Budi, yang melayani tujuan Kuala Enok, Sapat, Tanjung Baru, Tembilahan, Muara Sabak, Guntung Pulau Burung dan sekitarnya di provinsi Riau dan Kepri.
 
" sekarang ini penumpang Tambah sepi malah rame hari biasa speed boat kami ada yang berangkat tapi tidak banyak bang," ujarnya di bincangi di loket pelabuhan LLASDP Senin (3/5) kemarin siang.
 
Kata dia pada hari-hari biasa speed boat yang di digunakan dalam mengangkut penumpang Antar Provinsi seperti Kepulauan Riau dan Provinsi Riau ada rata-rata 5 speed boat yang pulang pergi. Dan pada 2 hari terakhir hanya 3 speed boat saja yang melayani penumpang. 
 
" hari ini cuma 3 boot biasanya 5 kali jumlah penumpang pun turun pagi tadi cuman 18 orang yang pergi siang 15 orang dan but sore Baru 3 orang," ungkapnya.
 
Dengan kondisi tersebut pihaknya tak jarang merugi dalam am melakukan perjalanan dari kota Kuala Tungkal ke wilayah tujuan. Dijelaskannya kerugian terjadi di karena cos pembiayaan transportasi lumayan besar sekali pergi pulang-pergi speed boat sekitaran 3,5 juta modalnya.
 
" kalau perjalanan macam gini pasti rugi paling kita terbantu Kalau ada paket ikan atau yang lainnya yang bisa meringankan beban kos perjalanan," jelasnya.
 
Dengan adanya sisa waktu 2 hari lagi yang ditetapkan pemerintah dirinya Berharap ada lonjakan penumpang pada dua hari terakhir menjelang penutupan jalur pada tanggal 6 sampai tanggal 17 akan datang.
 
"Biasanya tu dulu yang banyak dari pegawai pemerintah dan swasta, yang mudik. Sekarang sudah terbatas, Masih ada 2 hari lagi mungkin kita harapkan rame. Karena harga tiket masih normal. Sudah tanggal 6 kita tutup sampai 17. Terakhir keberangkatan tanggal 5," demikian katanya. 
 
Terlihat dari pantauan ada posko yang didirikan dipelabuhan LLASDP oleh pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dalam posko tersebut ada personil personil gabungan seperti TNI Polri dari kesehatan Dinas Perhubungan dan yang lainnya. (Sun)