Diserang Israel, Puluhan Jamaah Salat Tarawih di Masjid Al Aqsa Terluka

Sabtu, 08 Mei 2021 - 07:31:23 - Dibaca: 1482 kali

Google Plus Stumbleupon


Jamaah salat tarawih di Masjid Al Aqsa diserang Israel
Jamaah salat tarawih di Masjid Al Aqsa diserang Israel / Jambi Ekspres Online

PALESTINA – Puluhan jamaah salat tarawih di Masjid Al Aqsa Palestina terluka akibat diserang polisi Israel pada Jumat 7 Mei 2021. Polisi menyerang jamaah salat tarawih di Masjid Al Aqsa dengan granat kejut dan peluru karet.

 

Serangan itu dibalas oleh pemuda Palestina dengan melempari tentara Israel menggunakan batu dan botol kaca.

 

Dalam video yang beredar, tampak puluhan jamaah salat tarawih yang mayoritas pemerempuan, panik di dalam masjid.

Mereka bertahan di dalam masjid lantaran dikepung aparat keamanan Israel. Sementara di luar masjid, terdengar suara keributan. Para pemuda Palestina terlibat bentrok dengan aparat Israel.

Akibat insiden itu, sebanyak 53 orang jamaah salat tarawih di Masjid Palestina dilaporkan mengalami luka-luka.

“Sekitar 53 warga Palestina terluka dalam bentrokan di dalam kawasan Haram al-Sharif,” kata Bulan Sabit Merah Palestina dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari media Turki Anadolu Agency, Sabtu (8/5/2021).

“Polisi Israel berusaha membubarkan jemaah di dalam Haram al-Sharif menggunakan granat setrum dan bom gas,” kata seorang pejabat dari Jerusalem Islamic Waqf kepada Anadolu Agency.

Bentrok di Gerbang Masjid Al Aqsa

Sementara itu, bentrokan terjadi antara pasukan keamanan Israel dan warga Palestina yang mencoba memasuki Al Aqsa melalui Bab Al-Silsila, salah satu pintu gerbang masjid.

Intervensi polisi Israel yang juga menyerang pemuda Palestina di depan gerbang Damaskus dan Es-Sahire Kota Tua, menimbulkan kepanikan di kalangan perempuan dan anak-anak.

Polisi kemudian mengizinkan lintas di jalan yang dikendalikan melalui gerbang Kota Tua.

Mereka melanjutkan intervensi mereka secara berkala terhadap umat Islam di masjid, sementara jemaah terus melakukan tarawih, salat malam khusus selama bulan suci Ramadhan.

Direktur Masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar al-Kiswani, meminta polisi Israel untuk menghentikan serangan mereka dan mundur dari halaman masjid. (one/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id