DPAD Gandeng Perpusnas Gelar Bimtek SPP-TIK

Rabu, 09 Juni 2021 - 10:58:56 - Dibaca: 346 kali

Google Plus Stumbleupon


Sambutan Kepala DPAD Provinsi Jambi saat kegiatan Bimtek SPP-TIK Perpusnas
Sambutan Kepala DPAD Provinsi Jambi saat kegiatan Bimtek SPP-TIK Perpusnas / Jambi Ekspres Online

Dan Lakukan Pemusnahan Arsip In-Aktif OPD Provinsi Jambi Kurun Waktu Tahun 1960-2011

 DINAS Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Jambi, menggandeng Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, dengan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Startegi Pengembangan Perpustakaan – Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bimtek SPP-TIK), Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan di Aston Hotel Jambi dan tetap menerapkan aturan protokol kesehatan. Kepala Perpusnas, Muhammad Syarif Bando melalui Kepala DPAD Provinsi Jambi, H. Syamsurizal, SE.,M.Si mengatakan, sebagai amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang OPD, Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar.

2 (1)

Foto bersama Kadis, Sekdis, para kabid, konsultan dan peserta

“Untuk menyediakan pelayanan perpustakaan sesuai dengan kemajuan teknologi, kebutuhan masyarakat, maka Perpusnas menyelenggarakan transformasi perpustkaan berbasis inklusi sosial,” jelas Kepala DPAD Provinsi Jambi kemarin (8/6).

3 (1)Dari kiri Kadis, konsultan, Sekretaris Kabid Deposit Otomasi Pengembangan Koleksi Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka dan Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat peran perpustakaan umum dan meningkatkan kualiats SDM di Indonesia, melalui peningkatan literasi, kreatifitas masyarakat dan meningkatkna akses informasi. Ditahun 2021 Provinsi Jambi kembali mendapatkan bantuan perluasan program 19 desa dari 8 kabupaten dari Perpusnas.

4 (1)

Sambutan Kepala DPAD Provinsi Jambi saat kegiatan Pemusnahan Arsip In-Aktif OPD Provinsi Jambi Kurun Waktu Tahun 1960-2011

“Perpustakaan umum berbasis inklusi sosial bukanlah hal baru. Masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan dan fasilitas perpustakaan, termasuk masyarakat terpencil dan tersiolasi,” terangnya.

5_22

Kepala DPAD Provinsi Jambi mendampingi Plt Asisten III saat melihat pemusnahan arsip salah satu OPD

Kepada peserta yang mengikuti kegiatan dirinya berharap kegiatan yang berlansgung selama lima hari ini dapat diikuti secara seksama dan peserta berperan aktif dalam kegiatan. Dalam kegiatan turut hadir Sekretaris DPAD Provinsi Jambi, Zulkarnain, S.ST.,MM, Konsultan, Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Mirza Hasina SE, Kabid Deposit Otomasi Pengembangan Koleksi Layanan dan Pelestarian Bahan Pustaka, Husni Thamrin, SH.

6_21

 Foto bersama

“Karena kelanjutan kegiatan ini akan mendapat bantuan dari program pusat, ujung dari kegiatan ini adalah pertemuan nasional, mudah-mudahan Covid-19 berakhir dan dilaksanakan pertemuan nasional,” paparnya.

Selanjutnya, DPAD Provinsi Jambi kembali melaksanakan Pemusnahan Arsip In-Aktif OPD Provinsi Jambi Kurun Waktu Tahun 1960-2011 digedung Arsip Provinsi Jambi. Kegiatan ini dihadiri Asisten III Setda Provinsi Jambi, Ir. Hj. Sri Argunaini, M.Si, Sekretaris DPAD Provinsi Jambi Zulkarnain, S.ST.,MM, Kabid Konservsi Arsip DPAD Provinsi Jambi, Irsan, Kabid Pembinaan dan Pengembangan DPAD Provinsi Jambi, Kartika Sari S.Sos dan perwakilan OPD. Kepala DPAD Provinsi Jambi, H. Syamsurizal, SE.,M.Si mengatakan, tahap akhir dari manajemen kearsipan adalah pemusnahan arsip.

7_12

Peserta kegiatan Bimtek SPP-TIK Perpusnas

“Pemusnahan arsip meruapakan rangkaian terakhir setelah tahapan pemindahan arsip dan penyerahan arsip. Karena pemusnahan arsip merupakan kegiatan menghancurkan atau meniadakan fisik dan informasi melalui cara-cara tertentu. Di dalam melakukan pemusnahan arsip terkandung resiko yang berkaitan dengan unsur hukum. Arsip yang sudah terlanjur dimsunahkan tidak dapat diciptakan atau diadakan lagi. karena itu kegiatan ini menuntut kesungguhan dan ketelitian, sehingga tidak terjadi kesalahan sekecil apapun,” papar Kepala DPAD Provinsi Jambi.

8_7

Sambutan Plt Asisten III Setda Provinsi Jambi, Ir. Hj. Sri Argunaini, M.Si

Pemusnahan arsip kali ini merupakan pemusnahan arsip kedua setelah dilakukan tahap pertama pada tahun 2019 lalu, dengan memusnahkan sebanyak 7.026 berkas yang dimiliki oleh 5 OPD pada tahun ini kembali dimusnahkan arsip sebanyak 10.793 berkas yang dimiliki 24 OPD.

“Pemusnahan pada tahun 2021 ini telah disetujui oleh Kepala ANRI dengan Nomor Surat B-KN.00.03/69/2021 tanggal 14 April 2021 hal Persetujuan Pemusnahan Arsip,” terangnya.

Sementara, Asisten III Setda Provinsi Jambi, Ir. Hj. Sri Argunaini, M.Si mengapresiasi atas kehadiran perwakilan OPD, terlebih selama ini pandangan terhadap arsip dikalangan ASN masih dianggap sepele. Padahal arsip merupakan hal yang penting.

“Kalau arsip tidak dikelola dengan baik, saat ada pemeriksaan tidak ditemukan bukti fisiknya, nanti bisa diproses hukum. OPD yang tidak memiliki kelengkapan arsip, bisa dipastikan administrasinya amburadul,” tandas Asisten III Setda Provinsi Jambi. (adv)