Pesawat ‘Hari Kiamat’ Milik Rusia, Dibuat Khusus Selamatkan Presiden dan Pejabat

Rabu, 28 Juli 2021 - 06:11:38 - Dibaca: 4602 kali

Google Plus Stumbleupon


Pesawat 'Hari Kiamat' Milik Rusia (Foto: Kirill Zykov / Moskva News Agency)
Pesawat 'Hari Kiamat' Milik Rusia (Foto: Kirill Zykov / Moskva News Agency) / Jambi Ekspres Online

RUSIA– Rusia mulai membangun versi upgrade dari pusat komando udara rahasia yang dijuluki pesawat “Hari Kiamat”.

Informasi tersebut dilaporkan oleh kantor berita pemerintah RIA Novosti pada hari Senin (26/7).

Pesawat “Hari Kiamat” bernama Ilyushin Il-80 itu dikembangkan pada 1980-an dan dirancang untuk mengevakuasi presiden Rusia dan pejabat tinggi lainnya jika terjadi konflik nuklir.

Pesawat itu juga memungkinkan para pejabat itu mengirim perintah ke pasukan di lapangan.

Pesawat-pesawat itu hampir tidak berjendela kecuali yang ada di kokpit untuk melindungi dari efek ledakan nuklir.

Mengutip sumber anonim dari industri militer, RIA Novosti melaporkan sebuah versi baru dari pesawat yang meniru model Ilyushin Il-96-400M, saat ini sedang diproduksi di kota Voronezh Rusia selatan.

“Angkatan Udara Rusia akan menerima dua pos komando udara berdasarkan Il-96-400M. Satu dalam produksi,” kata RIA Novosti mengutip sumbernya.

Pesawat-pesawat baru, seperti pendahulunya, akan dapat mengisi bahan bakar di tengah penerbangan dan akan ditemani oleh jet tempur.

Selain lebih maju secara teknologi daripada pendahulunya, Il-96-400M diharapkan dapat terbang dua kali lebih jauh dari Il-80, lapor RIA Novosti.

Sistem radionya juga akan dapat mengirimkan pesanan peluncuran nuklir ke penerbangan strategis, peluncur rudal dan kapal selam seluler dan silo dalam radius 6.000 kilometer.

 

Banyak detail tentang Il-80 tidak diketahui karena informasi tentang pesawat dan isinya diklasifikasikan sebagai rahasia negara.

Dalam pengungkapan langka akhir tahun lalu, Kremlin mengatakan peralatan sensitif telah dicuri dari salah satu Il-80 selama pekerjaan upgrade.

Inisiasi pembangunan Il-96-400M datang ketika Rusia telah meluncurkan banyak sistem senjata hipersonik dalam beberapa tahun terakhir.

Analis mengatakan senjata-senjata ini, meskipun mengesankan, tidak mungkin menjadi pengubah permainan – tetapi sebaliknya akan menambah pengaruh Rusia dalam negosiasi pengendalian senjata dengan Amerika Serikat. (genpi/fajar)

Sumber: www.fajar.co.id