40 Ha Lahan Desa Sogo Hangus Terbakar, Polres Bergerak Cepat Padankan Api

Kamis, 05 Agustus 2021 - 20:02:20 - Dibaca: 1210 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online
SENGETI- Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai menghantui wilayah Kabupaten Muarojambi, dimana Karhutla saat ini telah mulai terjadi di beberapa wilayah tak kurang dari 40 Hektar lahan hangus dilahap oleh sijago merah.
 
Kejadian ini diketahui terjadi di lahan PT. Pelita di Desa Sogo Kecamatan Kumpeh Muarojambi, api mulai berkobar diketahui sekira pukul 16.30 WIB, Selasa (3/8) kemarin, Kejadian tersebut cepat diketahui karena terpantau CCTV Asap Digital. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Muarojambi beserta sejumlah pihak terkait lainnya langsung turun untuk melakukan pemadaman.
 
Kapolres Muarojambi, AKBP Yuyan Priatmaja mengatakan, yang terbakar adalah lahan mineral dan gambut dengan kedalaman lebih kurang 1 meter, dimana di lahan tersebut terdapat tanaman sawit seluas lebih kurang 8 hektare, dan selebihnya seluas lebih kurang 100 hektare ditumbuhi semak belukar jenis pakis dan pepohonan kecil.
 
Selain personel Polres Muarojambi pemadaman juga melibatkan personel dari Polsek Kumpeh Ilir, Koramil 415-1 Suak Kandis, pegawai kecamatan, Manggala Agni, Tim RPK PG JBP, PT PHL, dan Tim RPK PT BBS langsung ke lokasi lahan terbakar, dan berupaya memadamkan api.
 
“Dalam pemadaman kita menggunakan peralatan dari Manggala Agni berupa dua unit alat damkar jenis Waterak, 10 rol selang, dan 2 buah nozel, serta peralatan milik PT JBP, PT RKK/PT PHL,” kata Yuyan, Rabu (4/8).
 
“Alhamdulillah berkat kerja sama Tim Pemadaman, api dilahan seluas lebih kurang 40 hektare sudah dapat dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan,” lanjut Kapolres.
 
Selanjutnya untuk hari Rabu (04/8) akan dilanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran lahan di area lahan Group Pelita dengan menggunakan peralatan pemadaman dari Manggala Agni, PT JBP, PT RKK, dan PT BBS.
 
“Saat ini di lokasi kebakaran telah dilakukan proses pendinginan dengan bantuan Heli Water Bombing milik BNPB Provinsi Jambi,” ujarnya.
 
Sementara itu, untuk penyebab kebakaran Yuyan mengatakan belum diketahui. “Belum diketahui,sedang kita lakukan penyelidikan,"jawab polisi berpangkat melati dua ini.(era)