Peternak Bawa Poster Protes yang Diamankan Polisi Saat Kunker Jokowi, Diundang ke Istana Negara

Rabu, 15 September 2021 - 06:43:45 - Dibaca: 123 kali

Google Plus Stumbleupon


Peternak yang protes ke Jokowi dengan membawa poster akhirnya diundang ke Istana Negara (ist)
Peternak yang protes ke Jokowi dengan membawa poster akhirnya diundang ke Istana Negara (ist) / Jambi Ekspres Online

JAKARTA – Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyebut peternak yang membawa poster protes saat Presiden Jokowi kunker ke Blitar bakal diundang ke Istana Negara hari ini, Rabu (15/9) . Diketahui, foto dan video seorang pria viral di media sosial beberapa hari ini.

Pria ini membentangkan poster bertulisan ‘Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga wajar’.

Pria tersebut membentangkan poster sambil berdiri di pinggir jalan saat mobil Presiden Jokowi melaju di Blitar. Penangkapan pria itu terjadi sesaat setelah mobil rombongan Jokowi bergeser atau keluar dari dari Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar.

Di PIPP, Jokowi meninjau vaksinasi dan memberi bantuan kepada tukang becak.

Tak lama setelah mobil Jokowi melintas, pria berbaju hitam memakai masker batik, tampak dibawa oleh Kabag Ops Polresta Blitar Kompol Hari Sutrisno.

Selain itu, tampak seorang polisi meremas-remas kertas berwarna putih.

Pria itu dibawa menuju mobil sedan Sabhara, pintunya dibuka dan kertas itu dibawa masuk ke mobil.

Mobil bernopol X 1032-47 kemudian berbalik kanan keluar dari kerumunan warga yang ikut merekam peristiwa itu.

Setelah selang beberapa hari, pria yang sempat diamankan polisi itu akhirnya diundang Jokowi ke Istana Negara berdasarkan keterangan dari Heru Budi Hartono.

“Iya betul,” kata Heru kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Heru menjawab pertanyaan soal peternak di Blitar diundang untuk bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana pada Rabu (15/9) atau hari ini.

Sementara itu, juru bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan kritik merupakan hal penting dalam sistem demokrasi di Indonesia. Dia berbicara mengenai amanah konstitusi.

“Alhamdulillah sekali lagi kami menegaskan: kritik itu jantung demokrasi sesuai Pasal 28 UUD 1945. Memperbaiki dan meningkatkan kemajuan demokrasi dan kebijakan pemerintah,” kata Fadjroel secara terpisah.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan pria tersebut sudah dipulangkan. Gatot mengatakan pria itu tidak ditahan oleh polisi.

“Sudah di rumah. Nggak ada yang diamankan atau ditahan,” kata Gatot, Rabu (8/9/2021).

Gatot mengatakan aspirasi pria itu akan ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat.

Dia mengatakan aspirasi pria itu akan dibahas oleh Forkopimda setempat.

“Semuanya akan ditindaklanjuti, dimediasi oleh Forkopimda sana. Maunya apa itu kami tampung langsung dengan diadakannya rapat menindaklanjuti aspirasi mereka hari ini,” ucap Gatot.

Seperti diketahui, seorang pria diamankan ketika mobil Jokowi bergerak menuju Makam Bung Karno (MBK), Selasa (7/9). Pria itu tampak dibawa masuk ke mobil polisi. (ral/int/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id