Rekapan Provinsi, Kerinci Terendah Vaksinasi, ini Kata Kadis Kesehatan Kerinci Hermendizal

Minggu, 26 September 2021 - 11:40:05 - Dibaca: 419 kali

Google Plus Stumbleupon


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, melalui Dinas 

Kesehatan terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19 ke masyarakat. Tak tanggung-tanggung, bahkan dihari liburpun, selalu turun ke Desa untuk melakukan vaksinasi.

Informasi yang dihimpun, hingga saat ini berdasarkan data manual Bidang pengendalian dan pemberantasan penyakit (BID P2P) sampai 23 September, jumlah yang sudah divaksinasi yakni 74.568.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, dikonfirmasi menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya tak henti-hentinya gencar melakukan vaksinasi ditengah masyarakat. Meskipun data yang ada di Provinsi Kabupaten Kerinci terendah, namun tak membuat mereka untuk patah semangat terus gencar turun ketengah Masyarakat.

Pasalnya, mereka yakin realisasi dilapangan masyarakat Kabupaten Kerinci sudah banyak yang divaksin. "Mengapa jika didata Provinsi Kerinci paling terendah, karna data yang ada di aplikasi Pcare yang dipakai TNI dan Polri itu terdatanya di Sungai Penuh. Contohnya, meskipun pihak TNI dan Polri melakukan vaksinasi di Kayu Aro dan Sekolah diwilayah Kabupaten Kerinci dan warga Kabupaten Kerinci, datanya akan masuk di Sungai Penuh. Wajar, jika di Sungai Penuh tinggi, sementara Kerinci rendah," bebernya.

Hal tersebut terbukti bahwa berdasarkan data dari aplikasi Pcare, vaksinas sampai tanggal 25 September, jumlah yang sudah divaksin yakni 71.241. Sementara data manual yang telah dientri Bidang P2P Dinkes Kerinci sampai tanggal 23 September 2021, Jumlah yang sudah divaksin mencapai 74.568, dan data ini belum lagi jika digabungkan data warga Kerinci yang ikut vaksinasi massal yang dilaksanakan TNI maupun Polri, tentu lebih banyak lagi.

Menurut hitungan Dinas Kesehatan sudah hampir 30 % yang dilaksanakan Dinkes belum lagi yang dilaksanakan TNI Polri. Dari data itu, terdapat selisih antara data Pcare dengan manual, mencapai 3.327. Inilah penyebab mengapa hasil rekap di Provinsi Kerinci terendah, namun kenyataan dilapangan masyarakat Kerinci sudah banyak yang divaksin.

"Meskipun secara pelaporan dinkes dirugikan tapi saya selaku kepala dinas kesehatan sangat berterimakasih kepada TNI polri yang telah banyak sekali membantu dalam hal pelaksanaan vaksinasi di wilayah kabupaten kerinci," tegasnya.

Ia juga tak henti-hentinya memghimbau kepada masyarakat Kerinci, untuk tidak takut divaksin, karena vaksinasi diupayakan untuk membentuk herd immunity, sehingga tidak ada khawatir lagi beraktivitas, kalau pada saatnya nanti 80 persen masyarakat sudah divaksin. “Dengan begitu, harapan kita dapat mengurangi dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kerinci,” pesannya.

Ia juga meminta kepada masyarakat baik yang sudah melaksanakan vaksinasi maupun yang belum, untuk tetap waspada dan selalu melaksanakan protokol kesehatan dalam berbagai interaksi, komunikasi, mobilitas dan aktivitas lainnya dengan menerapkan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi interaksi dan mobilitas di luar rumah. "Kunci keberhasilan menekan penularan dan penyebaran Covid-19 adalah melalui kerja sama dan koordinasi yang baik dari pihak-pihak terkait bersama masyarakat,” tandasnya.(adi)