S Pergoki Istri yang ASN Berduaan dengan Ketua Bawaslu, Terbongkar, Begini Akhirnya

Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:04:52 - Dibaca: 3784 kali

Google Plus Stumbleupon


Ilustrasi perselingkuhan. Foto: Kaltim Post/JPG
Ilustrasi perselingkuhan. Foto: Kaltim Post/JPG / Jambi Ekspres Online

MAKASSAR - Suami mana yang tidak marah ketika mendapati istrinya berselingkuh dengan pria idaman lain. Hal itulah yang dirasakan S, saat memergoki istrinya berinisial AP, berduaan dengan seorang pria idaman lain berinisial N. S yang tidak terima dengan perselingkuhan tersebut akhirnya memutuskan melaporkan istrinya dan N ke Polrestabes Makassar pada tanggal 27 September 2021. Informasi yang dihimpun, AP merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan bertugas Pemkot Makassar.

YAMAHA2A

Sedangkan selingkuhannya, N adalah Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar.  S mengungkap bahwa dia sudah lama curiga dengan gerak-gerik istrinya, AP, hingga akhirnya mendapati sang istri berduaan dengan N. S pun geram hingga melaporkan AP dan N ke polisi. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, AKP Muh Rivai membenarkan laporan itu.

“Iya benar ada laporan dugaan perzinahan yang masuk di kami. Kami sudah tindaklanjuti dan penyelidikan,” katanya kepada wartawan, Senin (11/10/2021). AKP Muh Rivai melanjutkan, kasus ini masih tahap penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi atas laporan ini.

“Dugaan (laporan) ini Pasal 284 KUHP perzinahan terkait perbuatan istrinya itu (AP). Ini sementara kami belum bisa buka (jabatan dan asal usul terlapor serta pelapor). Kami masih penyelidikan,” tambahnya.

Saat ini, tidak ada penahanan dalam kasus ini. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Kendati demikian, mereka yang diperiksa telah memberikan keterangan ke penyidik. “Katanya (hasil pemeriksaan sementara) hanya sebagai teman,” pungkas Rivai di ruang kerjanya. Belum diketahui pasti apakah sebelumnya kasus ini diketahui oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar dan Inspektorat Makassar atau tidak.

Dikonfirmasi soal kasus ini pihak BKPSDMD dan Inspektorat Kota Makassar, belum merespons.(fajar)

Sumber: www.jpnn.com