Messi Raih Balon d’Or ke 7, Ronaldo Marah ke Panitia Balon d’Or Sebut Pembohong

Selasa, 30 November 2021 - 08:30:36 - Dibaca: 8189 kali


Cristiano Ronaldo. (Foto: AP via Sky Sports)
Cristiano Ronaldo. (Foto: AP via Sky Sports) / Jambi Ekspres Online

MANCHESTER—Cristiano Ronaldo tidak menghadiri acara pemberian gelar Ballon d’Or di Theater du Chatelet, Paris, yang diimenangkan Lionel Messi malam tadi. Meski begitu, ia tetap menjadi sorotan pencinta sepak bola dunia.

Itu setelah CR7 marah besar dan menuduh editor France Football, Pascal Ferre sebagai penyelenggara Ballon d’Or berbohong tentang wawancaranya. Kemarahan Ronaldo itu mendapat like dari 7 juta pengikutnya di Instagram. Sebagian memberikan dukungan dan memuji penyerang Manchester United itu.

Berikut pernyataan lengkap Ronaldo setelah Lionel Messi menerima Ballon d’Or 2021 yang ia unggah di Instagramnya:

 Hasil hari ini menjelaskan mengapa pernyataan Pascal Ferré minggu lalu, ketika dia menyatakan bahwa saya menceritakan kepadanya bahwa satu-satunya ambisi saya adalah menyelesaikan karir saya dengan lebih banyak Ballon d’Or daripada Lionel Messi.

Pascal Ferré berbohong, dia menggunakan nama saya untuk mempromosikan dirinya dan untuk mempromosikan media tempat dia bekerja. Tidak dapat diterima bahwa orang yang bertanggung jawab untuk memberikan hadiah bergengsi seperti itu dapat berbohong dengan cara ini, dengan sangat tidak menghormati seseorang yang selalu menghormati France Football dan Ballon d’Or. Dan dia berbohong lagi hari ini, membenarkan ketidakhadiranku dari Gala dengan dugaan karantina yang tidak memiliki alasan.

Saya selalu ingin mengucapkan selamat kepada mereka yang menang, dalam sportivitas dan fair play yang telah membimbing karir saya sejak awal, dan saya melakukannya karena saya tidak pernah bersaing melawan siapa pun. Saya selalu menang untuk diri saya sendiri dan untuk klub yang saya wakili, saya menang untuk diri saya sendiri dan untuk mereka yang mencintai saya. Saya tidak menang melawan siapa pun.

Ambisi terbesar dalam karir saya adalah memenangkan gelar nasional dan internasional untuk klub yang saya wakili dan untuk tim nasional di negara saya. Ambisi terbesar dalam karir saya adalah menjadi contoh yang baik bagi semua orang yang ingin menjadi pesepakbola profesional. Ambisi terbesar dalam karir saya adalah meninggalkan nama saya tertulis dalam huruf emas dalam sejarah sepakbola dunia.

Saya akan mengakhiri dengan mengatakan bahwa fokus saya sudah pada pertandingan Manchester United berikutnya dan pada semua hal yang, bersama dengan rekan satu tim saya dan penggemar kami, masih dapat kami capai musim ini. Sisanya? Sisanya hanya sisanya. (amr)

Sumber: www.fajar.co.id