Danau Sipin Dikelola Siginjai Sakti, BUMD Kota Jambi Gali Potensi Daerah

Kamis, 13 Januari 2022 - 13:14:48 - Dibaca: 340 kali


LOMBA KETEK HIAS: Lomba ketek hias yang digelar di Danau Sipin beberapa waktu lalu. Kini Pemkot Jambi memiliki BUMD untuk mengelola Danau Sipin
LOMBA KETEK HIAS: Lomba ketek hias yang digelar di Danau Sipin beberapa waktu lalu. Kini Pemkot Jambi memiliki BUMD untuk mengelola Danau Sipin / Jambi Ekspres Online

 

JAMBI - Pemerintah Kota Jambi memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yakni PT Siginjai Sakti (Perseroda). Perda terkait BUMD itu sudah disahkan oleh DPRD Kota Jambi.

Niat awal pendirian BUMD untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor.

Wakil Walikota Jambi, Maulana mengatakan, BUMD yang baru dibentuk itu bisa mengelola beberapa jenis usaha yang akan menghasilkan pendapatan daerah. Termasuk potensi pariwisata yang ada di Kota Jambi, yaitu, Danau Sipin, dan Hutan Kota Muhammad Sabkhi.

Selain itu, Jaringan Gas, dan mengelola aset-aset milik Pemkot Jambi yang bisa diproduktifkan.

“Yang sekarang sedang dilakukan kajian adalah pengelolaan limbah domestik (IPAL KOMUNAL) yang saat ini tengah dibangun di wilayah Sijenjang. Apakah ini nanti cocoknya di PDAM atau Siginjai Sakti, itu sedang kita kaji,” kata Maulana.

Lanjut Maulana, kedepan untuk mengaktifkan aset-aset milik pemerintah Kota Jambi yang belum maksimal, maka akan lebih baik jika dilakukan oleh BUMD. Sebab, lebih fleksibel dalam penganggaran serta target-target PAD yang jelas. 

Kata Maulana, tata regulasi antara BUMD dan pemerintah tentu beda, BUMD lebih fleksibel ketimbang dikelola oleh pemerintah. Di mana dari segi penganggarannya tidak fleksibel.

“Kalau pemerintah perlu menunggu proses APBD dan jangka waktunya terbatas," sebutnya.

Dengan adanya BUMD baru ini, sebut Maulana, nantinya bisa menggali potensi-potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini belum tergali maksimal. 

Khusus untuk Jaringan gas, pihaknya bersama Walikota Jambi telah menemui Direktur Pertagas. Pada pertemuan tersebut, Maulana mengatakan bahwa pemerintah Kota Jambi berkeinginan untuk mengelola Jaringan gas yang ada di Kota Jambi melalui BUMD Siginjai Sakti. 

"Itu sudah kami sampaikan, tapi mereka akan mengkaji dulu kontrak mereka dengan PT JII. Tapi Jaringan gas yang baru saja dibangun itu akan dikelola oleh Siginjai Sakti. Kalau yang lama itu masih di PT JII," katanya.

Dia menambahkan, secara sumberdaya, tentu akan lebih optimal jika dikelola oleh BUMD milik pemerintah Kota Jambi. Sebab jika terjadi kerusakan maka bisa langsung cepat ditangani. "Karena koordinasinya lebih mudah," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Jambi, Evridal menyebut, beberapa sektor yang bisa dikelola BMUD Siginjai Sakti antara lain, Jaringan Gas (City Gas), Transportasi, Parkiran, Pariwisata, MICE, dan lainnya.

Untuk Penyertaan modal pada BUMD baru Siginjai Sakti, yakni sebesar Rp 10 Miliar. Tapi modal awal yang disetor sebesar 25 persen yakni senilai Rp 2,5 Miliar. (hfz)