Potret Hadfana Firdaus, Pembuang Sesajen Tak Segarang Dulu Saat Ditangkap

Jumat, 14 Januari 2022 - 14:25:41 - Dibaca: 204 kali


Jambi Ekspres Online / Jambi Ekspres Online

YOGYAKARTA – Hadfana Firdaus, pria pembuang sesajen di lokasi bencana di Gunung Semeru akhirnya berhasil ditangkap polisi.

 

Hadfana Firdaus ditangkap Polda Jatim di Bantul, Yogyakarta pada Kamis (13/1/2022) malam.

Pria pembuang sesajen yang viral itu ditangkap di Gang Dorowati, Pringgolayan, Banguntapan, sekitar pukul 22.40 WIIB.

Lokasi penangkapannya dekat dengan Polsek Banguntapan.

Kabar penangkapan Hadfana Firdaus itu dibenarkan Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto.

Dalam penangkapan tersebut, Polda DIY hanya membackup Polda Jatim

“Dir Reskrimum Polda DIY Kombes Ade Ary Syam Indradi memimpin back up pengamanan seseorang yang dilaporkan di Polda Jatim karena yang bersangkutan membuang sesaji di wilayah Gunung Semeru,” kata Yuliyanto kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Saat ditangkap, sambungnya, Hadfana Firdaus tidak memberikan perlawanan.

 

“Pada saat diamankan tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan,” sambungnya.

Usai ditangkap, Hadfana kemudian dibawa ke Polsek Banguntapan untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Selanjutnya dibawa ke Polda Jatim,” ujar dia.

Berdasarkan foto yang beredar, terlihat Hadfana Firdaus tak segarang saat dalam video buang dan tendang sesajen.

Ia terlihat mengenakan topi dan masker hitam.

Pria yang viral itu juga mengenakan kaos abu lengan panjang dengan celana jeans biru gelap.

Dia juga terlihat membawa sebuah tas ransel di pundak kirinya.

 

Foto tersebut diambil saat ia baru saja ditangkap dan dibawa ke Polsek Banguntapan.

Hal itu terlihat dari tulisan di belakang foto yang menunjukkan bahwa itu adalah ruangan SPKT Polsek Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.

Bantah Kabur

Sebelumnya, kuasa hukum Hadfana Firdaus, Mohammad Habib Al Kuthbi membantah kliennya melarikan diri atau kabur.

Habib beralasan, Hadfana Firdaus tak muncul ke publik lantaran kliennya tidak mendapat surat pemangilan dari polisi.

“Selama ini kan tindak pernah ada surat panggilan,” kata dia, Rabu (12/1/2022)

Karena itu, Habib menyatakan bahwa kliennya akan mendatangi Polda Jatim.

Itu dilakukan untuk mengklarifikasi pemberitaan yang selama ini muncul.

 

Hanya saja, ia tak menerangkan secara pasti kapan Hadfana Firdaus akan mendatangi Polda Jatim.

“Selama ini kesannya klien kami kabur makanya kita mau datangi Polda Jatim untuk memberikan klarifikasi,” ujarnya.

Habib juga memastikan bahwa bahwa kliennya sudah bukan lagi warga Lombok Timur sebagaimana diberitakan.

Melainkan sudah menjadi warga Jawa Timur karena setelah menikah memilih menetap di sana.

“Orang tuanya saja yang berasal dari Lombok Timur,” jelasnya. (ruh/int/pojoksatu)

Sumber: www.pojoksatu.id

Hadfana Firdaus sesaat setelah ditangkap polisi di Bantul, Yogyakarta, Rabu (13/1/2022) malam. Foto: IST